Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

WNI Diculik Pasukan Israel

Relawan Asal Sinjai Asad Aras Dibebaskan Setelah 4 Hari Ditahan di Israel, Alami Kekerasan Fisik

Asad Aras merupakan relawan GPCI–Spirit of Aqsa menumpangi Kapal Kasr-1 dalam misi kemanusiaan menuju Gaza.

Tayang:
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Muh Ainun Taqwa
ISRAEL - Foto Asad Aras Muhammad yang diterima Tribun-Timur (21/5/2026). Asad sudah dibebaskan usai ditangkap tentara Israel saat menuju ke Gaza Palestina. 

Ringkasan Berita:
  • Relawan asal Sinjai, Asad Aras Muhammad, akhirnya dibebaskan setelah sempat ditahan militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza. 
  • Ibunya, Rabia, mengaku sudah berkomunikasi melalui video call dan kini Asad masih berada di Turki sebelum dipulangkan ke Indonesia.
  • Asad Aras Muhammad, relawan GPCI–Spirit of Aqsa yang menumpangi Kapal Kasr-1, dikabarkan mengalami kekerasan fisik selama empat hari ditahan tentara Israel. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Warga Sinjai, Asad Aras Muhammad, akhirnya dibebaskan setelah ditahan militer Israel di perairan Siprus, Mediterania Timur.

Kabar tersebut dibenarkan oleh ibu Asad Aras, Rabia (60).

“Alhamdulillah sudah bebas,” kata Rabia kepada Tribun-Timur.com melalui WhatsApp pribadinya, Jumat (22/5/2026).

Asad Aras merupakan relawan GPCI–Spirit of Aqsa menumpangi Kapal Kasr-1 dalam misi kemanusiaan menuju Gaza.

Rabia mengaku sudah berkomunikasi dengan anaknya melalui sambungan video call WhatsApp.

“Semalam saya sudah video call,” ujarnya.

Saat ini, Asad Aras, masih berada di Turki sebelum dipulangkan ke Indonesia.

“Masih di Turki, kemungkinan dua hari lagi baru balik ke Indonesia karena masih banyak yang diurus termasuk visum,” katanya.

Baca juga: Angga Pulang ke Tanah Air Usai Disandera Tentara Israel, Keluarga Jemput di Jakarta

Rabia mengungkapkan putranya mengalami kekerasan fisik selama empat hari ditahan tentara Israel.

“Ada kekerasan fisik yang dialami, makanya mau divisum dulu baru dilaporkan ke hukum internasional,” ujarnya.

Rabia mengaku kini berada di Jakarta menunggu kepulangan sang anak sekaligus menghadiri doa bersama keluarga WNI yang sempat ditahan tentara Israel.

“Semalam saya berangkat ke Jakarta hadiri acara doa bersama dan menunggu kedatangan Asad,” katanya.

Sebelumnya, Sejumlah relawan Indonesia yang menuju Jalur Gaza melalui laut internasional dilaporkan ditangkap tentara Israel.

Salah satu relawan yang ditangkap adalah As’ad Aras Muhammad, warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

As’ad merupakan anak pimpinan Yayasan Pendidikan Al-Furkan Quranic School di Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved