WNI Diculik Pasukan Israel
Relawan Asal Sinjai Asad Aras Dibebaskan Setelah 4 Hari Ditahan di Israel, Alami Kekerasan Fisik
Asad Aras merupakan relawan GPCI–Spirit of Aqsa menumpangi Kapal Kasr-1 dalam misi kemanusiaan menuju Gaza.
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Relawan asal Sinjai, Asad Aras Muhammad, akhirnya dibebaskan setelah sempat ditahan militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza.
- Ibunya, Rabia, mengaku sudah berkomunikasi melalui video call dan kini Asad masih berada di Turki sebelum dipulangkan ke Indonesia.
- Asad Aras Muhammad, relawan GPCI–Spirit of Aqsa yang menumpangi Kapal Kasr-1, dikabarkan mengalami kekerasan fisik selama empat hari ditahan tentara Israel.
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Warga Sinjai, Asad Aras Muhammad, akhirnya dibebaskan setelah ditahan militer Israel di perairan Siprus, Mediterania Timur.
Kabar tersebut dibenarkan oleh ibu Asad Aras, Rabia (60).
“Alhamdulillah sudah bebas,” kata Rabia kepada Tribun-Timur.com melalui WhatsApp pribadinya, Jumat (22/5/2026).
Asad Aras merupakan relawan GPCI–Spirit of Aqsa menumpangi Kapal Kasr-1 dalam misi kemanusiaan menuju Gaza.
Rabia mengaku sudah berkomunikasi dengan anaknya melalui sambungan video call WhatsApp.
“Semalam saya sudah video call,” ujarnya.
Saat ini, Asad Aras, masih berada di Turki sebelum dipulangkan ke Indonesia.
“Masih di Turki, kemungkinan dua hari lagi baru balik ke Indonesia karena masih banyak yang diurus termasuk visum,” katanya.
Baca juga: Angga Pulang ke Tanah Air Usai Disandera Tentara Israel, Keluarga Jemput di Jakarta
Rabia mengungkapkan putranya mengalami kekerasan fisik selama empat hari ditahan tentara Israel.
“Ada kekerasan fisik yang dialami, makanya mau divisum dulu baru dilaporkan ke hukum internasional,” ujarnya.
Rabia mengaku kini berada di Jakarta menunggu kepulangan sang anak sekaligus menghadiri doa bersama keluarga WNI yang sempat ditahan tentara Israel.
“Semalam saya berangkat ke Jakarta hadiri acara doa bersama dan menunggu kedatangan Asad,” katanya.
Sebelumnya, Sejumlah relawan Indonesia yang menuju Jalur Gaza melalui laut internasional dilaporkan ditangkap tentara Israel.
Salah satu relawan yang ditangkap adalah As’ad Aras Muhammad, warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
As’ad merupakan anak pimpinan Yayasan Pendidikan Al-Furkan Quranic School di Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara.
| Keluarga Sempat Video Call Andi Angga 4 Hari Usai Diculik Israel |
|
|---|
| Ibu Asad Aras Muhammad di Sinjai Belum Dapat Kabar Pembebasan Anaknya di Israel |
|
|---|
| Israel Bebaskan 2 Relawan dari Sulsel Andi Angga Prasadewa dan Asad Aras Muhammad |
|
|---|
| 9 WNI Ditangkap di Perairan Internasional, Ketua PBNU Gus Yahya Desak Langkah Nyata Pembebasan |
|
|---|
| Kutuk Penculikan 4 Jurnalis 1 Aktivis, Ketua IJTI Harap Prabowo Selamatkan Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-05-22-Foto-Asad-Aras-Muhammad-yang-diterima-Tribun-Timur.jpg)