Dokter di Makassar Korban Love Scam
Kenapa Perempuan Kerap Terpedaya Calon Suami Terlebih yang Berseragam?
Penipuan ini kerap menimpa perempuan lintas usia dan latar belakang sosial, termasuk kalangan profesional.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Edi Sumardi
Laporan jurnalis Tribun-Timur.com, Siti Aminah
Baca juga: Keberanian Dokter Kecantikan Speak Up Ditipu Calon Suami Dibalas Ancaman dan Laporan ke Polisi
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Penipuan dengan modus asmara yang marak terjadi di media sosial bukan semata persoalan individu, melainkan telah berkembang menjadi masalah sosial yang dipengaruhi oleh struktur budaya, rendahnya literasi digital, dan normalisasi kedekatan semu di ruang digital.
Hal tersebut disampaikan sosiolog Universitas Negeri Makassar (UNM) Andi Octamaya Tenri Awaru.
Katanya, penipuan ini kerap menimpa perempuan lintas usia dan latar belakang sosial, termasuk kalangan profesional.
Dalam banyak kasus, relasi bermula dari pendekatan berbasis cinta dan perhatian.
Namun setelah korban terikat secara emosional, relasi berubah menjadi alat manipulasi, bahkan pemerasan.
“Awalnya itu asmara. Pelaku membangun kedekatan emosional, memberi perhatian, lalu ketika korban sudah terikat, mulai muncul tekanan, baik materi, ancaman, hingga pemerasan,” papar Andi Octamaya Tenri Awaru, Minggu (25/11/2026).
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNM ini mengulas, media sosial mempercepat pembentukan relasi tanpa fondasi kepercayaan yang nyata.
Identitas yang tampil di layar kerap kali merupakan konstruksi semu yang mudah direkayasa.
Baca juga: Dokter di Makassar Terpedaya Bos Tambang, Bermula dari IG hingga Uang Ratusan Juta Dikuras
Ilusi kedekatan sangat cepat terbangun.
Seseorang merasa dikenal, padahal yang dihadapi bisa jadi identitas palsu.
Dalam pengamatannya, korban penipuan asmara didominasi perempuan, terutama ibu-ibu berusia 40 tahun ke atas dan remaja perempuan.
Kelompok usia tersebut dinilai rentan karena memiliki kebutuhan emosional yang kerap dimanfaatkan pelaku.
“Pelaku biasanya menyasar rasa sepi, kebutuhan akan perhatian, ingin dihargai dan didengarkan. Itu kebutuhan yang sangat manusiawi,” ujarnya.
Baca juga: Dokter DR ke Jepang dengan AB Usai Tunangan, Lalu Terungkap Calon Suami Ternyata Duda Pembual
Untuk perempuan dewasa, tekanan sosial terkait status pernikahan menjadi faktor penting.
| Perempuan Dokter di Makassar Terjerat Love Scam: Modus Perhatian, Proteksi, dan Ilusi Masa Depan |
|
|---|
| Banyak Orang Berpendidikan, Mapan, Emosi Stabil, Bermoral Baik, tapi Terjebak Cinta Palsu |
|
|---|
| Bagaimana Seorang Dokter Berpendidikan Tinggi Bisa Terbuai Asmara Palsu 'Pengusaha Tambang'? |
|
|---|
| Keberanian Dokter Kecantikan 'Speak Up' Ditipu Calon Suami Dibalas Ancaman dan Laporan ke Polisi |
|
|---|
| Dokter DR ke Jepang dengan AB Usai Tunangan, Lalu Terungkap Calon Suami Ternyata Duda Pembual |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260130-love-scam-dokter-kecantikan-di-Makassar.jpg)