Berita Viral Makassar
Sosok Amal Said Dosen Ludahi Karyawan Swalayan, 20 Tahun Mengajar di UIM
Amal Said alias AS adalah sosok dosen yang belakangan ini viral karena tindakan tidak terpujinya viral di sosial media
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Amal Said dosen yang viral karena meludahi pegawai swalayan di Jalan Perintis Kemerdekaan
- Atas ulahnya, Amal Said kini dipecat sebagai dosen UIM
- Rektor UIM Al-Ghazali, Prof Muammar Bakry, mengatakan jika dosen itu telah mengabdi selama kurang lebih 20 tahun
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Dosen yang viral karena meludahi pegawai swalayan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Kamis (25/12/2025) lalu rupanya telah mengabdi cukup lama di Universitas Islam Makassar (UIM) Al Ghazali Makassar.
Bahkan, Dosen tersebut pernah mendapatkan penghargaan dari Presiden karena pengabdiannya yang cukup lama.
Amal Said alias AS, adalah sosok dosen yang belakangan ini viral karena tindakan tidak terpujinya viral di sosial media.
Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria mengenakan kaos hitam berlengan panjang dan berkacamata diduga memotong antrean di kasir swalayan.
Setelah berbincang singkat, pria tersebut meludah ke arah pegawai perempuan yang mengenakan baju biru dan kerudung putih.
Usai viral, kini pihak UIM Al Ghazali melakukan pemberhentian kepada dosen tersebut.
Rektor UIM Al-Ghazali, Prof Muammar Bakry, mengatakan jika dosen itu telah mengabdi selama kurang lebih 20 tahun dan bahkan sempat menerima penghargaan dari Presiden atas pengabdiannya di dunia pendidikan.
Namun demikian, Prof Muammar menyebut peristiwa yang belakangan terjadi merupakan kejadian yang bisa saja dialami siapa pun sebagai manusia biasa.
Ia mengatakan, saat dihadirkan dalam sidang Komisi Etik UIM, yang bersangkutan mengaku sangat menyesali perbuatannya dan menganggap kejadian tersebut sebagai sebuah kekhilafan.
“Ketika kami hadirkan dalam sidang komisi etik, beliau sangat menyesalkan dan menyesali perbuatannya dan menganggap sebagai kekhilafan,” katanya saat Press Conference di Kampus UIM Al Ghazali, Senin (29/12/2025).
Terkait alasan terjadinya tindakan tersebut, Prof Muammar menyebut kemungkinan yang bersangkutan terpancing emosi sebagai reaksi atas situasi yang dirasakannya saat itu.
Meski begitu, pihak kampus tetap mengambil langkah tegas sesuai aturan yang berlaku.
“Langkah yang kami tempuh adalah sidang etik sebagaimana yang dituangkan dalam aturan akademik di lingkup UIM,” ujarnya.
“Hasil sidang etik itu kemudian ditindaklanjuti oleh Rektor untuk kemudian kami menyurat ke LLDIKTI mengenai pemberhentian yang bersangkutan,” tambah dia.
Adapun kata Prof Muammar, pihak UIM telab melakukan proses sidang etik dan memutuskan untuk memberhentikan dosen tersebut.
Sementara untuk proses hukum, pihak kampus menyerahkannya sepenuhnya kepada yang bersangkutan dan pihak korban.
“Mengenai urusan hukum, itu nanti diserahkan kepada yang bersangkutan dan pihak korban tentunya,” ungkapnya.
Ia berharap, dari kasus itu ada pencerahan dan jalan keluar terbaik untuk kedua belah pihak.
“Semoga saja terjadi semacam islah, namun yang intinya bagaimana kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua,” jelasnya.
| Amal Said Diberhentikan Sebagai Dosen UIM Usai Viral Ludahi Kasir di Makassar |
|
|---|
| Usai Viral Ludahi Kasir Swalayan, Dosen UIM: Saya Salah |
|
|---|
| Viral Pemuda di Makassar Tak Kuasa Tahan Buang Angin saat Diciduk Polisi |
|
|---|
| Viral Pembahasan Mengenai Khodam, MUI Sulsel Gelar Kajian Seminar Kontemporer |
|
|---|
| WNA Asal Jepang Ditemukan Tewas di Sudiang Makassar, Ini Kesaksian Kerabat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251229-Rektor-UIM-Al-Ghazali-Prof-Muammar-Bakry-34232.jpg)