Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Konferda PDIP Sulsel

Daftar Pengurus PDIP Sulsel Didominasi Wajah Lama dan Anggota DPRD

DPP PDI Perjuangan meresmikan pengurus DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan dengan wajah baru. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Muh Hasim Arfah
Tribunnews.com/Tribun-timur.com / Renaldi
KONFERDA PDIP - Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Krisyanto, saat membacakan sumpah jabatan kepada seluruh pengurus DPP PDI Perjuangan Sulsel usai Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP Sulsel di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Makassar, Senin (24/11/2025) malam. RAW tetap jadi ketua PDI Prjuangan. 

Ringkasan Berita:
  • Hanya Moh Ramdhan Pomanto, mantan wali kota Makassar yang masuk dalam struktur baru
  • Masih ada pengurus lama seperti Risfayanti Muin, Husain Djunaid, Ansyari Mangkona, Rudy P Goni, Rudy Pieter Goni. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDI Perjuangan) meresmikan pengurus DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan. 

Tak banyak wajah baru dalam kepengurusan ini. 

Hanya Moh Ramdhan Pomanto, mantan wali kota Makassar yang masuk dalam struktur baru. 

Selebihnya adalah anggota DPRD Sulsel, Kota Makassar, dan mantan anggota DPRD Sulsel. 

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengukuhkan pengurus ini dalam rangkaian Konferensi Daerah (Konferda) PDIP di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Makassar, Senin (24/11/2025). 

Masih ada pengurus lama seperti Risfayanti Muin, Husain Djunaid, Ansyari Mangkona, Rudy P Goni, Rudy Pieter Goni. 

Baca juga: Ridwan Wittiri Ketua, Danny Pomanto Wakil Ketua Bappilu PDI Perjuangan Sulsel

Anomali Pemilu 

Hasto mengatakan, pada kajian para pengamat politik serta film dokumenter Dirty Votes yang mengungkap berbagai anomali pada pemilu tersebut.

"Tetapi kami menghadapi itu dengan menyusun satu rampak barisan kepartaian, dimulai dengan Konversel dan Konvercap ini. Dengan semua turun ke bawah,” katanya.

Hasto menyinggung bahwa politik moral kini menjadi arus baru dalam demokrasi global, termasuk yang terjadi di New York. 

Menurutnya, kemenangan figur yang membawa nilai keadilan dan kesetaraan bisa menjadi inspirasi perjuangan PDI Perjuangan ke depan.

"Kekuatan politik kesetaraan, politik keberpihakan pada pergerakan rakyat itu mampu mengalahkan hegemoni modal,” ujarnya.

Karena itu, PDI Perjuangan disebut terus kembali pada spirit para pendiri bangsa seperti Bung Karno, Bung Hatta, dan Sjahrir dalam perjuangan turun ke akar rumput.

Hasto yakin, semangat itu juga akan membawa PDIP menjadi pemenang di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan.

“Kalau di negara seperti New York saja seorang imigran, seorang yang beragama Islam, bisa menjadi pemimpin karena nilai-nilai kesetaraan dan nilai moral menjadi kekuatan utama," jelasnya. 

"Maka di republik ini termasuk di Sulawesi Selatan kami yakin PDI Perjuangan bisa menjawab tantangan itu dan menjadi pemenang ke depan,” tambah dia.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved