Suami Bunuh Istri di Enrekang
Terungkap Motif Yusdin Bunuh Istri di Kebun Salak Enrekang, Gara-gara Cemburu
AKBP Hari Budiyanto mengungkapkan motif pelaku membunuh YS karena curiga istrinya itu selingkuh
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM, ENREKANG -- Seorang pria di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Yusdin tega membunuh istrinya YS kemudian menggantungnya di kebun salak.
Yusdin melakukan hal kejinya itu hanya karena motif cemburu buta.
Kapolres Enrekang, AKBP Hari Budiyanto mengungkapkan, motif pelaku membunuh YS karena curiga istrinya itu selingkuh.
"Jadi pelaku curiga istrinya selingkuh, karena korban sempat menghapus chat whatsapp (WA)," ungkapnya kepada Tribun-Timur.com, Selasa (21/10/2025).
Hari mengatakan, hal itu membuat pelaku tersulut emosi, kemudian melakukan tindak penganiayaan terhadap korban.
Tidak sampai disitu kata dia, pelaku kemudian membawa korban ke kebun salak dan mengingat leher korban dengan selang.
"Dia lihat istrinya masih hidup, kemudian selangnya ditarik lagi sehingga korban meninggal. Pelaku kemudian menggantung jasad korban di pohon," katanya.
Setelah itu, pelaku berusaha mengaburkan aksinya dengan berpura-pura melaporkan ke pihak keluarga bahwa istrinya itu ditemukan tewas karena bunuh diri.
"Palaku melaporkan ke pihak keluarga dan pak desa, kalau istrinya meninggal bunuh diri. Jadi dia berusaha samarkan aksinya," ucapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Enrekang, Iptu Herman menguatarakan, saat dirinya mendapat laporan adanya penemuan jasad yang dilaporkan bunuh diri, pihaknya langsung mendatangi TKP.
Menurutnya, saat itu pihak keluarga curiga dengan kematian korban hingga meminta jasad korban diautopsi.
"Hasil autopsi ada luka di leher. Sebelumnya ada memang memar di bagian mata dan di kepala karena sempat pelaku benturkan korban di pohon," jelasnya
Sebelumnya, SY ditemukan meninggal di kebun, Desa Sumillan, Kecamatan Alla, Enrekang pada Sabtu (18/10/2025).
Wanita muda ini ditemukan dalam kondisi tergantung di pohon.
Keluarga korban, Henny mengatakan, korban disebutkan dianggap bunuh diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251021-Polres-Enrekang-43.jpg)