Sinergi KPMI Sulsel dan Pemkab Maros Perkuat Ekosistem UMKM
Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara komunitas pengusaha dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan UMKM
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia Koordinator Wilayah Sulawesi Selatan memperkuat langkah kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Maros demi mendorong UMKM lokal naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.
Pengurus Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia Koordinator Wilayah Sulawesi Selatan melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Maros pada Rabu (4/3) dan diterima oleh Asisten II Pemkab Maros H Abd Azis Ahmad yang mewakili Bupati Maros.
Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara komunitas pengusaha dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan UMKM melalui penguatan jejaring, akses pasar, serta program pembinaan usaha berkelanjutan.
Dalam audiensi itu, KPMI Korwil Sulsel juga memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus memaparkan program kerja yang berfokus pada penguatan ekosistem pengusaha Muslim melalui edukasi bisnis dan kolaborasi antar pelaku usaha.
Salah satu agenda utama yang disampaikan adalah sosialisasi Muslim Life Fair Makassar 2026 yang akan digelar pada 1–3 Mei 2026 di SMCC Makassar.
Ketua KPMI Korwil Sulsel Khaidir Khaliq menyampaikan bahwa Muslim Life Fair diharapkan menjadi panggung strategis bagi UMKM daerah untuk memperluas jaringan bisnis dan memperkuat daya saing.
“Kami ingin UMKM dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan, termasuk Maros, dapat tampil di panggung yang lebih besar. Melalui Muslim Life Fair, pelaku UMKM tidak hanya memamerkan produknya, tetapi juga dapat memperluas jaringan distribusi, memperkuat branding, serta membuka peluang transaksi yang lebih luas,” ujar Khaidir.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Wakil Ketua KPMI Korwil Sulawesi Selatan Andi Mahdi serta Ketua Divisi Pemasaran KPMI Korwil Sulawesi Selatan Akram yang menyampaikan komitmen mendukung UMKM unggulan Maros.
Pemerintah Kabupaten Maros menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas pengusaha menjadi langkah penting dalam membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi pelaku UMKM.
Audiensi ini juga menjadi tahap awal penjajakan kerja sama dalam pembinaan UMKM, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta dukungan partisipasi UMKM Maros pada Muslim Life Fair Makassar 2026.
Melalui langkah kolaboratif ini, KPMI Korwil Sulsel menegaskan komitmennya membangun ekosistem bisnis yang profesional, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi pertumbuhan UMKM di Sulawesi Selatan.
| UMKM Makassar Didorong Tumbuh Lewat Legalitas dan Konsep Hijau |
|
|---|
| Rakornas APINDO Jadi Peluang Emas Promosi UMKM Sidrap |
|
|---|
| Gerai Perizinan Hadir di Desa Tamalate, UMKM Takalar Kini Lebih Mudah Urus NIB |
|
|---|
| KasiSeduh, Ruang Tenang di Balik Kabut Dingin Daerah Malino |
|
|---|
| Kerja Proyek Rp245 M, Mandor Sekolah Rakyat Sinjai Berutang Rp20 Juta ke UMKM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260304-KPMI-Sulsel-UMKM-Maros.jpg)