Imlek 2026
Miguel Dharmadjie: Tahun Kuda Api 2026 Momentum Kebangkitan
Tahun Kuda Api 2026 bukan sekadar pergantian kalender. Miguel Dharmadjie menyebutnya momentum kebangkitan.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Imlek 2577 Kongzili pada 17 Februari 2026 menandai Tahun Kuda Api. Wakil Ketua III DPD Walubi Sulsel, Miguel Dharmadjie, memaknainya sebagai momentum kebangkitan dan peluang lompatan besar menuju kesuksesan.
- Ia menilai Kuda melambangkan energi dan kebebasan, sementara api adalah simbol transformasi.
- Namun ia mengingatkan pentingnya perencanaan dan pengendalian diri agar energi besar tidak berujung kerugian.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tahun Baru Imlek 2026 jatuh pada 17 Februari 2026.
Perayaan tersebut menandai tahun 2577 Kongzili dan merupakan Tahun Kuda Api dalam penanggalan Tionghoa.
Wakil Ketua III DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia Sulawesi Selatan (Walubi Sulsel), Miguel Dharmadjie, memaknai Tahun Kuda Api sebagai momentum kebangkitan.
Menurutnya, tahun ini menjadi peluang melakukan lompatan besar menuju kesuksesan.
Miguel menjelaskan, kuda melambangkan kebebasan, energi cepat, serta semangat untuk terus bergerak maju tanpa ingin dikekang.
Sementara unsur api merepresentasikan energi transformasi yang besar.
“Api yang terkendali akan menjadi kekuatan, namun jika tidak terkendali justru dapat membawa dampak yang merugikan,” kata Miguel saat menjadi narasumber program Bincang Komunitas Tribun Timur yang disiarkan langsung melalui YouTube Tribun Timur, Jumat (20/2/2026).
Podcast bertema Inklusif, Hangat & Harmonis dalam Imlek Kuda Api tersebut menghadirkan sejumlah narasumber.
Di antaranya:
Wakil Ketua I DPD Walubi Sulsel Pdt Roy Ruslim
Wakil Ketua III DPD Walubi Sulsel Miguel Dharmadjie
Ketua DPD Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (KCBI) Sulsel Erdy Wijaya
Miguel menilai, Tahun Kuda Api menjadi waktu strategis untuk bergerak lebih cepat, melahirkan ide baru, dan mengeksekusinya melalui tindakan nyata.
Namun ia mengingatkan pentingnya perencanaan matang serta pengendalian emosi dalam setiap langkah.
“Tanpa pengendalian diri, tindakan yang tergesa-gesa dan hanya didorong oleh ego dapat berujung pada keputusan yang melelahkan,” ujarnya.
| 15 Pertunjukan Warnai Festival Imlek Huabao |
|
|---|
| Tahun Kuda Api Datang 60 Tahun Sekali, Ini Pesan Walubi dan KCBI Sulsel |
|
|---|
| Imlek 2026 Dinilai Istimewa, KCBI Sulsel: Momentum Harmoni Lintas Agama |
|
|---|
| Imlek 2026, Walubi Sulsel Bagikan 200 Bingkisan untuk Warga Tionghoa |
|
|---|
| Melinda Aksa: Keberagaman Kekuatan Utama Pembangunan Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-22-feb-mighuel.jpg)