Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rayakan 11 Tahun, SMP Telkom Makassar Tegaskan Identitas Sekolah Digital

Mengusung tema 'Double One, Double Impact', perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 SMP Telkom bukan sekadar seremoni.

Tayang:
Editor: Hasriyani Latif
Dok SMP Telkom Makassar
LOMBA MAKEUP - Sejumlah siswi ikut lomba Make-up di SMP Telkom Makassar, Jl AP Pettarani, Makassar, beberapa hari lalu. Lomba dalam rangka menyambut HUT ke-11 SMP Telkom Makassar.  

Ringkasan Berita:
  • SMP Telkom Makassar merayakan usia ke-11 dengan tema Double One, Double Impact.
  • Berbagai sarana pembelajaran modern mendukung kreativitas, prestasi akademik dan non-akademik.
  • Teknologi dimanfaatkan sebagai alat pembelajaran bermakna, didukung penguatan nilai, karakter, dan kolaborasi warga sekolah.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - SMP Telkom Makassar berusia 11 tahun.

Mengusung tema 'Double One, Double Impact', perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 bukan sekadar seremoni.

Melainkan refleksi perjalanan bagaimana SMP Telkom Makassar tumbuh bersama teknologi.

Rangkaian perayaan diawali pada 22 Januari dengan doa bersama dan syukuran sederhana. 

Seluruh warga sekolah diajak menengok lagi perjalanan dari ruang-ruang kelas sederhana hingga kini menjelma menjadi lingkungan belajar dengan sarana dan prasarana yang terus diperbarui. 

Pemotongan tumpeng oleh kepala sekolah dan diserahkan ke guru termuda, Ahmad Rivaldy Suhendar (guru PJOK), serta potongan kue kepada guru tertua, Nurwahidah (guru IPS).

Ini menjadi simbol perkembangan fasilitas dan teknologi berjalan seiring dengan regenerasi dan pengalaman. 

Guru BK, Irsan Karatahe menegaskan kemajuan fisik sekolah harus tetap selaras dengan penguatan nilai dan karakter.

Kepala SMP Telkom Makassar, Muhamad Irjan Marsaoly mengatakan SMP Telkom Makassar sebagai sekolah teknologi tidak hanya dikenal lewat konsep, tetapi juga lewat ruang-ruang belajar yang mendukung kreativitas dan kolaborasi. 

Fasilitas yang tersedia, mulai dari ruang kelas yang representatif, sarana pembelajaran berbasis teknologi, hingga area ekspresi siswa, menjadi bagian penting dalam mendukung prestasi akademik dan non-akademik siswa. 

Baca juga: Aturan Baru 2026: Siswa SMP Parepare Dilarang Pakai Motor ke Sekolah

"Hal ini tercermin dalam berbagai lomba antarsiswa dalam rangka HUT ke-11," kata Irjan, Minggu (25/1/2026).

Perkembangan sarana sekolah juga mendukung lahirnya budaya peduli lingkungan. 

Hal ini terlihat saat 897 siswa bersama 55 guru dan tenaga kependidikan mengikuti Aksi Bersih dan Peduli Lingkungan Sekolah. 

Lingkungan yang bersih dan tertata bukan sekadar estetika, tetapi bagian dari kenyamanan belajar yang terus dijaga bersama.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved