Banjir Luwu
Perhiptani Luwu Utara Bantu Korban Banjir Bandang Walmas Luwu
Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Luwu Utara membantu korban banjir bandang dan tanah longsor.
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Suryana Anas
TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Luwu Utara membantu korban banjir bandang dan tanah longsor.
Banjir bandang dan tanah longsor terjadi di wilayah Walenrang-Lamasi (Walmas), Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Minggu (3/10/2021) lalu.
Atau merupakan daerah tentangga Luwu Utara.
Ketua DPD Perhiptani Luwu Utara, Made Sudana, mengaku langsung mengumpulkan donasi dan bantuan logistik untuk para korban setelah kejadian.
Bahkan semua penyuluh di 15 kecamatan bergerak.
Bukan hanya dari penyuluh, bantuan juga datang dari petani.
Bantuan petani dikoordinir penyuluh di wilayah binaan masing-masing.
Menurutnya, sebanyak 300 paket sembako telah disalurkan.
Ada juga 5 zak beras 20 kg, 1 zak 50 kg, 2 dos pakaian layak pakai, dan 37 dos air mineral.
Juga perlengkapan bayi serta bantuan uang tunai Rp 6 juta.
Made menyebutkan, ada empat titik penyaluran bantuan.
Yaitu lokasi pengungsian Kepala Desa Ilan Batu, Desa Lamasi Hulu Walbar, Lamasi Timur, dan Desa Satandung.
"Terima kasih kepada teman-teman penyuluh, petani, dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pengumpulan donasi ini," kata Made, Sabtu (9/10/2021).
Made mengatakan, penyaluran bantuan dieksekusi langsung para penyuluh ke titik-titik lokasi pengungsi.
Dia berharap, dengan adanya bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban bencana.
"Semoga kebaikan dan keikhlasan teman-teman penyuluh, petani dan pihak lainnya mendapat pahala yang berlimpah dari Tuhan YME," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/perhiptani-luwu-utara-membantu-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-walmas.jpg)