Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penanganan Covid

Makassar Kini Zona Oranye, Sisa 3 Daerah Zona Merah di Sulsel

Peta risiko Covid-19 di Sulawesi Selatan mengalami perubahan. Kini didominasi zona oranye atau sedang

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
covid19.go.id
Data kasus covid-19 di Sulsel, Kamis (2682021) pukul 06.30 Wita. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Peta risiko Covid-19 di Sulawesi Selatan mengalami perubahan.

Dilansir laman covid19.go.id, Kamis (26/8/2021) pukul 06.30 Wita, peta risiko Covid-19 di Sulsel didominasi zona oranye atau sedang dengan 21 daerah.

Diikuti tiga daerah masuk zona merah atau tinggi.

Zona Merah mengalami penurunan di angka tiga daerah. Enrekang, Luwu Utara dan Wajo.

Sementara Zona Oranye di Gowa, Takalar, Jeneponto, Sinjai, Barru, Soppeng, Maros, Sidrap, Bantaeng, Luwu, Toraja Utara,  Kepulauan Selayar, Makassar, Pangkep, Parepare, Pinrang, Tana Toraja, Palopo, , Luwu Timur, Bone dan Bulukumba.

Bandingkan pada Rabu (18/8/2021) pukul 23.00 Wita, peta risiko Covid-19 di Sulsel didominasi zona oranye atau sedang dengan 12 daerah.

Diikuti 11 daerah masuk zona merah atau tinggi.

Dan zona kuning atau rendah hanya 1 daerah.

Zona Merah terjadi di Makassar, Pangkep, Parepare, Pinrang, Enrekang, Tana Toraja, Palopo, Luwu Utara, Luwu Timur, Bulukumba dan Wajo.

Sementara Zona Oranye terjadi di Gowa, Takalar, Jeneponto, Sinjai, Barru, Soppeng, Maros, Sidrap, Bantaeng, Luwu, Toraja Utara, dan Kepulauan Selayar.

Dan satu-satunya zona kuning adalah Bone. Yang berhasil turun dari zona oranye ke zona kuning.

Makassar, Pangkep, Parepare, Pinrang, Tana Toraja, Palopo, Luwu Timur dan  Bulukumba turun dari zona merah menjadi zona oranye.

Sementara Bone naik dari Zona Kuning ke Zona Oranye.

Sebelumnya, dari dilansir dari aku Twitter @BNPB_Indonesia, Rabu (25/8/2021) terlihat, provinsi dengan angka penambahan pasien terkonfirmasi terbanyak yakni, Jawa Barat 5.464 pasien.

Diikuti Jawa Timur 1.619 pasien, Sumatra Utara 1.020 pasien, DI Yogyakarta 873 pasien, Kalimantan Timur 865 pasien, Jawa Tengah 813 pasien dan DKI Jakarta 789 pasien.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved