Tarian Kuda Lumping Warnai Syukuran Desa Purwosari Luwu Timur
yukuran 30 tahun Desa Purwosari Kecamatan Tomoni Timur Kabupaten Luwu Timur, diwarnai dengan sejumlah pegelaran seni khas Jawa.
Penulis: Sudirman | Editor: Suryana Anas
MALILI, TRIBUN-TIMUR.COM -Syukuran 30 tahun Desa Purwosari Kecamatan Tomoni Timur Kabupaten Luwu Timur, diwarnai dengan sejumlah pegelaran seni khas Pulau Jawa. Salah satunya adalah tarian kuda lumping yang digelar, Selasa (27/08/2013).
Ya, desa ini merupakan salah satu desa transmigran yang berasala dari Pulau Jawa. Tak heran juga nama desanya juga berbau Jawa. Meskipun jauh, masyarat di sini juga masih teguh mempertahankan tradisi dan kebudayaan Jawa.
Sukuran ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan bersih desa di Desa Purwosari Kecamatan Tomoni Timur Kabupaten Luwu Timur. Kepala Desa Purwosari, Lagiyo mengatakan tradisi ini menjadi sarana perekat persaudaraan dan silaturahmi seluruh warga desa.
Sementara itu, Wakil Bupati Luwu Timur, HM Thoriq Husler mengatakan bersih desa dalam tradisi masyarakat menjadi salah satu bagian dari tradisi selamatan yang mengandung banyak hikmah bagi seluruh aspek kehidupan.
“Kita semua tentu berharap momentum syukuran ke-30 desa ini menjadi moment untuk mengevaluasi sekaligus membenahi segala kelemahan dan kekurangan yang ada untuk menatap masa depan yang lebih baik lagi,” ujarnya. (*)