Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nusraya Fertility Center Manfaatkan AI untuk Program Bayi Tabung, Pertama di Indonesia Timur

Penerapan AI oleh Nusraya Fertility Center dalam layanan IVF untuk membantu analisis embrio secara akurat.

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
BAYI TABUNG - Empat dokter saling merangkul usai peluncuran layanan Nusraya Fertility Center berbasis AI di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Jalan Andi Djemma, Minggu (17/5/2026). 

Selain itu, pihaknya tengah menjajaki layanan pemeriksaan genetik dengan biaya yang lebih terjangkau di Indonesia Timur.

“Semoga Nusraya Fertility Center dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat di Indonesia, khususnya Indonesia Timur dan masyarakat di Kota Makassar,” ujarnya.

Nusraya Fertility Center juga menyiapkan Nusraya Fertility Network sebagai perpanjangan layanan untuk membantu dokter menangani pasien infertilitas di daerah. 

Jaringan kerja sama tersebut saat ini telah mencakup Pemalang Jawa Tengah, Kalimantan Utara, Maluku, dan sejumlah wilayah di Indonesia Timur.

Seminar tersebut menghadirkan sejumlah pakar fertilitas nasional.

Di antaranya Prof Dr. dr. Nusratuddin Abdullah, Prof Dr dr Tono Djuwantono.

Lalu, Dr dr Amang Surya Priyanto, hingga Dr dr Binarwan Halim.

Dalam sesi seminar, Prof. Nusratuddin Abdullah menekankan pentingnya faktor usia dalam menentukan keberhasilan program hamil maupun bayi tabung.

“Usia lebih dari 35 tahun itu sudah harus hati-hati, lebih dari 38 tahun itu betul-betul sudah harus mempunyai keputusan untuk menentukan program apa yang harus diambil,” ujarnya.

Menurutnya, perempuan berusia di atas 38 tahun sebaiknya segera mempertimbangkan program bayi tabung karena cadangan sel telur terus menurun seiring pertambahan usia.

Ia juga mengingatkan penting penanganan endometriosis karena dapat memengaruhi cadangan ovarium dan peluang kehamilan.

Sementara itu, Prof Dr dr Tono Djuwantono mengatakan edukasi kesehatan reproduksi menjadi langkah penting untuk mencegah gangguan fertilitas sejak dini.

“Begitu kelainan reproduksi itu mahal sekali. Oleh karena itu, kita mengadakan edukasi di Nusraya ini bukan hanya pengobatan saja, tapi pencegahan juga kita perhatikan,” katanya.

Ia berharap masyarakat Indonesia tidak perlu lagi pergi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan fertilitas modern.

“Kita sebetulnya intinya ingin mengisi, masih banyak yang berobat ke luar negeri, kita ingin rem di Nusraya Fertility Center ini,” ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved