UC Makassar Pamer Karya dan Bisnis Mahasiswa Tingkat Akhir di Mal Ratu Indah
Selama tiga hari pelaksanaan, pengunjung disuguhkan berbagai aktivitas menarik yang tersebar di area Main Atrium dan Public Plaza MaRI.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Ciputra (UC) Makassar sukses menghadirkan UC Step Up Spark Showcase 2026 di Mall Ratu Indah (MaRI), Jalan Ratulangi, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat-Minggu (12-14/6/2026).
Kegiatan ini menjadi menjadi wadah mahasiswa semester akhir untuk memamerkan hasil karya, inovasi, dan bisnis yang telah dikembangkan selama menempuh pendidikan di kampus.
Selama tiga hari pelaksanaan, pengunjung disuguhkan berbagai aktivitas menarik yang tersebar di area Main Atrium dan Public Plaza MaRI.
Meliputi pameran karya mahasiswa, workshop interaktif, business showcase, kompetisi pitching, pertunjukan seni, hingga hiburan dari komunitas dan unit kegiatan mahasiswa.
Pada hari pertama, misalnya, pengunjung mengikuti workshop Business Model Canvas, pembuatan keychain, hingga live cooking.
Selain itu, terdapat sesi bincang-bincang bersama mahasiswa Magister Manajemen sekaligus influencer, Angelina Lambert, serta parade dan pitching dari berbagai program studi.
Sementara pada hari kedua dan ketiga, acara berlanjut dengan workshop kreatif, personal branding, robot programmer, permainan interaktif, pertunjukan musik, hingga penampilan stand up comedy.
Baca juga: Harumkan Nama Golden Gate School, The Aurums Juara 1 Dance Competition UC Makassar
Ketua Pelaksana, Gracela Marisa Sanapang, menjelaskan kegiatan tersebut melibatkan empat program studi, yakni Manajemen, Magister Manajemen, Visual Communication Design (VCD), dan Informatika.
Tahun ini menjadi momen istimewa karena selain meluluskan angkatan kedua Program Studi Manajemen, UC Makassar juga melepas angkatan pertama dari Program Studi Magister Manajemen, VCD, dan Informatika.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan kepada publik bahwa mahasiswa UC Makassar tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga siap berkarya dan menampilkan hasil tugas akhir maupun skripsi mereka kepada masyarakat,” kata Gracela, saat ditemui Tribun-Timur.com, dia MaRI Makassar, Minggu (14/6/2026).
Gracela mengatakan kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi UC Makassar dengan MaRI dalam rangkaian acara Mari Piknik.
Selain mahasiswa dan civitas akademika, panitia turut mengundang siswa-siswi SMA dan SMK se-Kota Makassar untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan dan kewirausahaan.
Mengusung tema Ascendia: Every Step Tells a Story, kegiatan ini menggambarkan perjalanan mahasiswa dimulai dari langkah-langkah kecil hingga akhirnya mampu menghasilkan karya dan inovasi yang siap diperkenalkan kepada masyarakat.
“Setiap perjalanan pasti dimulai dari langkah kecil. Mahasiswa telah melewati banyak proses selama berkuliah di UC dan akhirnya dapat menampilkan karya terbaik mereka di event ini,” kata Gracela.
Baca juga: Layoff Dorong Anak Muda Lirik Dunia Wirausaha, Ini Alasan UC Makassar Siapkan Skill Entrepreneur
Tak hanya menampilkan produk tugas akhir, mahasiswa juga memamerkan berbagai usaha yang telah mereka bangun.
Mulai dari bidang kuliner, fesyen, aksesori, jasa, aplikasi dan website, hingga bisnis di sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka).
Menurut Gracela, sekitar 70 persen tenant yang berpartisipasi merupakan tenant milik mahasiswa UC Makassar, sementara sisanya berasal dari mitra eksternal.
“Setiap tahun kami memberikan ruang secara gratis bagi mahasiswa untuk menampilkan ide, karya, dan bisnis mereka. Sebagian besar ide bisnis ini lahir dan berkembang selama mereka menjalani perkuliahan di UC,” jelasnya.
Rektor UC Makassar, Dr. E. Elia Ardyan, menyampaikan apresiasinya terhadap hasil karya yang ditampilkan para mahasiswa tingkat akhir.
Menurutnya, berbagai inovasi yang dipamerkan menjadi bukti keberhasilan proses pendidikan selama delapan semester dalam membentuk kreativitas dan jiwa kewirausahaan mahasiswa.
“Saya sangat bangga terhadap apa yang sudah dihasilkan mahasiswa kami. Ini adalah salah satu bentuk inovasi dan kreativitas yang lahir dari proses pembelajaran selama delapan semester,” katanya.
Ke depan, kata dia, UC Makassar akan terus memperkuat konsep pendidikan berbasis industri agar mahasiswa semakin siap menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha.
“Salah satu fokus kami adalah pengembangan akademik berbasis industri. Harapannya, apa yang terjadi di industri bisa menjadi miniatur pembelajaran di kampus, sehingga ketika mahasiswa lulus mereka benar-benar siap bekerja, membangun bisnis, melanjutkan family business, ataupun berkarier di perusahaan,” jelas Elia Ardyan.(*)
| 17 Ribu Calon Siswa Sudah Daftar Akun SPMB Makassar |
|
|---|
| QRIS BRI dan Pojok UMKM Rawon Pelita Dorong Omzet Perajin Makassar |
|
|---|
| Aksi Pencurian Terekam CCTV, Toko Grosir di Tamalate Makassar Rugi Rp130 Juta |
|
|---|
| Ketua Tim Penggerak PKK Tallo Panen Perdana Urban Farming di RW 001 Tammua |
|
|---|
| Pemkot Makassar Siapkan Program BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Mandiri, Rekrut 1.005 Agen PerisaI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260614-UC-Makassar.jpg)