Wawancara Khusus
Beasiswa Kalla Dorong Pemerataan Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Sulawesi
Menghadirkan Program Manager Educare LAZ Hadji Kalla, Sitti Nurkaya Basri, dan awardee Beasiswa Kalla 2022 dari Unismuh Makassar, Amra Aeni.
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Saat ini saya telah menyelesaikan seluruh proses perkuliahan dan berada pada tahap akhir studi sambil menunggu jadwal wisuda.
Saya mengetahui informasi mengenai Beasiswa Kalla melalui media sosial, khususnya Instagram.
Sejak masih duduk di bangku SMA, saya memang aktif mencari berbagai informasi beasiswa yang dapat membantu saya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Dari situlah saya menemukan informasi tentang Beasiswa Kalla dan kemudian memutuskan untuk mengikuti proses seleksinya.
Semester berapa Anda mulai menerima Beasiswa Kalla?
Amra: Saya mulai menjadi penerima Beasiswa Kalla sejak semester 2.
Saat itu proses pendaftaran dan seleksi memang dibuka pada semester 2, tetapi manfaat beasiswa yang saya terima mencakup biaya pendidikan sejak semester 1 hingga menyelesaikan studi di semester akhir.
Anda juga merekomendasikan program ini kepada teman-teman lainnya?
Amra: Pada tahun saya mengikuti seleksi, tahapannya terdiri atas seleksi administrasi dan wawancara.
Setelah melalui proses tersebut, saya dinyatakan lolos sebagai penerima Beasiswa Kalla.
Menariknya, beberapa teman yang juga saya ajak untuk mengikuti seleksi turut berjuang bersama dan akhirnya berhasil lolos.
Kami berasal dari SMA yang sama, mendaftar pada periode yang sama, dan sama-sama diterima sebagai penerima Beasiswa Hadji Kalla.
Pengalaman itu tentu menjadi kebanggaan tersendiri karena kami bisa melanjutkan pendidikan tinggi dengan dukungan beasiswa yang sama.
Apa kendala yang dirasakan pada saat itu?
Amra: Kalau berbicara tentang kendala, yang paling menantang saat itu adalah melengkapi berkas administrasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260524-Penerima-Beasiswa-Kalla.jpg)