Dekan FSIKP UMI: Bahasa adalah Ruang Peradaban Bertumbuh
Nurjannah Abna berterima kasih kerja sama yang baik selama ini antara Balai Bahasa Sulsel dengan UMI
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Dekan FSIKP UMI, Dr Nurjannah Abna, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama yang baik selama ini antara Balai Bahasa Sulsel dengan UMI, khususnya FSIKP
- Kegiatan tersebut diikuti sekitar 120 mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UMI
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengapresiasi kemitraan yang telah terjalin dengan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan.
Apresiasi ini disampaikan dalam sosialisasi program penulisan esai Krida Bahasa yang digelar di Aula FSIKP UMI, Jumat (5/6/2026).
FSIKP UMI berlokasi di Kampus II UMI, Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Dekan FSIKP UMI, Dr Nurjannah Abna, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama yang baik selama ini antara Balai Bahasa Sulsel dengan UMI, khususnya FSIKP.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 120 mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UMI.
"Sosialisasi program Krida Bahasa ini diharapkan mampu memberi penguatan literasi, pelestarian bahasa, serta pengembangan karakter generasi muda," ujar Nurjannah dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (6/6/2026).
Lebih lanjut ia menegaskan, bahwa bahasa merupakan salah satu pencapaian intelektual tertinggi dalam sejarah peradaban manusia.
"Melalui bahasa, pengetahuan diwariskan, kebudayaan dipelihara, identitas dibangun, dan masa depan dirancang," terang Nurjannah.
"Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai instrumen komunikasi, tetapi juga sebagai ruang tempat nilai, gagasan, dan peradaban bertumbuh," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, Toha Machsum, mengungkapkan bahwa kemampuan literasi generasi muda saat ini baru pada tahap mengetahui dan memahami, belum mencapai tahap berpikir kritis.
Olehnya itu kehadiran tim dari balai bahasa kata dia, untuk melakukan pendampingan dan merupakan upaya meningkatkan kemampuan literasi melalui karya tulis dengan pendekatan ilmu kebahasaan.
"Sosialisasi ini bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga mendorong mahasiswa menjadi agen literasi dan duta bahasa yang mampu memberi edukasi bagi masyarakat," ungkap Toha.
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri para wakil dekan di lingkungan FSIKP, dosen, karyawan, tim kerja pembinaan balai bahasa, serta duta bahasa Sulawesi Selatan Barat.(*)
| Pantau Pemulangan Haji, DPR Cek Fasilitas dan Layanan di Bandara Sultan Hasanuddin |
|
|---|
| Makassar Miliki Rumah Ibadah Buddha Baru, Cetiya Zhen An Kong Bisa Tampung 500 Orang |
|
|---|
| Terungkap Alasan Penerbangan Pulang Kloter Ganjil Debarkasi Makassar Delay |
|
|---|
| Camat Ujung Pandang Serukan Stop Buang Sampah ke Kanal dan Laut |
|
|---|
| Milad 60 Tahun, UIM Pacu Pembukaan Fakultas Kedokteran dan Program Dokter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260606-Sosialisasi-program-penulisan-esai-Krida-Bahasa.jpg)