Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PMII UMMA Maros Rayakan Harlah ke-66, Tegaskan Peran Strategis Kader

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus memperkuat komitmen kader dalam menjalankan peran strategis di tengah masyarakat.

Editor: Ansar
Tribun-timur.com
PMII MAROS - Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Muslim Maros (Umma) menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 PMII di Aula Gedung PD DDI Kabupaten Maros, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus memperkuat komitmen kader dalam menjalankan peran strategis di tengah masyarakat. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Muslim Maros (UMMA) menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 PMII dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus memperkuat komitmen kader dalam menjalankan peran strategis di tengah masyarakat.

Acara di Aula Gedung PD DDI Kabupaten Maros, Jumat (17/4/2026).

Ketua Panitia Harlah ke-66 PMII Komisariat Umma, A’as Agtha Rafa, menyampaikan, peringatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang PMII sejak berdiri pada 1960.

Selama itu PMII telah menunjukkan konsistensi sebagai wadah kaderisasi yang melahirkan generasi muda yang kritis, progresif, serta berkomitmen pada nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemahasiswaan.

Ketua PMII Komisariat Umma Juliani, dalam sambutannya mengungkapkan, i usia ke-66, PMII dihadapkan pada tantangan zaman yang semakin kompleks.

Mulai dari perkembangan teknologi, dinamika sosial, hingga persoalan kebangsaan.

Mahasiswa jurusan Manajemen SDM FEB Umma itu menegaskan, momentum Harlah dimanfaatkan untuk memperkuat arah gerakan dan meningkatkan kualitas kader agar mampu menjawab kebutuhan zaman.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar dan penuh khidmat.

Menurutnya, Harlah bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk merefleksikan peran organisasi dalam mencetak kader yang berintegritas dan berdaya saing.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi ruang refleksi bagi kita semua untuk terus memperkuat kualitas kader,” ujarnya.

Ketua PC PMII Maros, M Alif Al Isra, menegaskan bahwa usia ke-66 bukan sekadar angka, melainkan penanda kedewasaan organisasi dalam menjawab tantangan zaman.

Ia menekankan pentingnya kaderisasi berkelanjutan serta peningkatan kapasitas intelektual kader.

“Harlah ini menjadi refleksi bagi kita semua untuk menjaga nilai-nilai dasar PMII sekaligus memperkuat kontribusi nyata di tengah masyarakat,” tuturnya.

Ketua IKA PMII Maros, Abrar Rahman, menyampaikan bahwa PMII tidak hanya menjadi ruang kaderisasi selama masa mahasiswa, tetapi juga melahirkan alumni yang berkiprah di berbagai sektor strategis.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved