UNM
11.197 Calon Maba Jadikan UNM Kampus Pilihan Kedua
SNBP merupakan jalur tanpa tes yang menilai calon mahasiswa berdasarkan prestasi akademik selama di sekolah
Penulis: Siti Aminah | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Negeri Makassar (UNM) bersiap menerima sekitar 11 ribu mahasiswa baru pada tahun akademik 2026.
Adapun penerimaan mahasiswa baru di UNM dilakukan melalui tiga jalur utama.
Jalur pertama adalah Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
SNBP merupakan jalur tanpa tes yang menilai calon mahasiswa berdasarkan prestasi akademik selama di sekolah.
Jalur kedua adalah Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Jalur ini menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai dasar seleksi.
Melalui SNBT, peserta bersaing secara nasional berdasarkan kemampuan akademik yang diukur melalui tes terstandar.
Jalur ketiga adalah seleksi mandiri yang diselenggarakan langsung oleh UNM.
Jalur ini biasanya dibuka setelah tahapan SNBT selesai.
Plt Rektor UNM Prof Farida Patittingi menyampaikan, pada jalur SNBP 2026, UNM menerima sebanyak 3.830 calon mahasiswa baru.
Jumlah tersebut berasal dari total 21.366 pendaftar yang memilih UNM.
Dari total itu, sebanyak 10.169 pendaftar menjadikan UNM sebagai pilihan pertama.
Sementara itu, 11.197 lainnya memilih UNM sebagai pilihan kedua.
"Alhamdulillah pada seleksi SNBP, UNM masuk dalam jajaran Perguruan Tinggi Negeri (PTN) akademik dengan jumlah penerimaan mahasiswa baru terbanyak secara nasional, posisi ke empat di Indonesia," kata Prof Farida Patittingi, Jumat (17/4/2026).
Saat ini, tahapan persiapan SNBT tengah berlangsung secara nasional.
Di UNM sendiri, pelaksanaan ujian dijadwalkan berlangsung mulai 21 April hingga 28 April 2026.
Rektor UNM memastikan seluruh persiapan teknis telah dimatangkan.
Pihak kampus bahkan menggelar rapat setiap hari untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar.
UNM menjadi salah satu lokasi ujian SNBT dengan jumlah peserta yang cukup besar.
Tercatat sekitar 17 ribu peserta memilih kampus ini sebagai tempat pelaksanaan tes.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa untuk mengikuti ujian di UNM.
“Sekitar 17.000 yang memilih UNM sebagai tempat tes, dan itu bertambah dari tahun lalu,” jelas Prof Farida.
Peningkatan jumlah peserta ini menjadi perhatian serius pihak kampus.
Berbagai aspek teknis, mulai dari sarana prasarana hingga sistem pengawasan, diperkuat.
UNM juga memastikan kesiapan ruang ujian, perangkat komputer, serta jaringan pendukung agar pelaksanaan SNBT berlangsung tanpa kendala.
Selain itu, panitia lokal juga disiagakan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama pelaksanaan ujian berlangsung.
Setelah tahapan SNBT selesai, UNM masih membuka peluang penerimaan mahasiswa melalui jalur mandiri.
Namun, untuk jalur mandiri tahun ini, pihak kampus berencana melakukan sejumlah penguatan kebijakan.
Hal tersebut akan diumumkan secara khusus setelah pelaksanaan SNBT.
“Nanti setelah SNBT, kita rekrut lagi melalui jalur mandiri,” kata Rektor.
Ia menambahkan, jalur mandiri akan mengalami beberapa penyesuaian sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas seleksi.
Sementara itu, total mahasiswa baru yang akan diterima UNM tahun ini ditargetkan mencapai 11 ribu orang.
Jumlah tersebut mencakup seluruh jalur penerimaan. (*)
| Pengambilan Sumpah Insinyur UNM April 2026, Rektor UNM dan Unhas Beri Motivasi Lulusan |
|
|---|
| Hanya era Rektor Prof Farida Patittingi Mahasiswa Berprestasi UNM Dapat Taplus Rp2 Juta |
|
|---|
| Karya Sastra Dan Perjuangan Hak-Hak Perempuan |
|
|---|
| Bertabur Tokoh Akademik, Silatnas FKKFT UNM Perkuat Sinergi Kampus dan Alumni |
|
|---|
| Curhat Prof Farida 4 Bulan Gantikan Prof Karta Tapi Dianggap Orang Luar di UNM, 'Saya Tidak Marah' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Prof-Farida-Patittingi-ditemui-di-lt-2-Menara.jpg)