Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mahasiswa Teknik Kimia FTI UMI Hadirkan Prototipe Mobil Berbahan Bakar Kimia Ramah Lingkungan

Prototipe mobil ramah lingkungan itu, dibangun oleh lima mahasiswa UMI yang tergabung dalam tim Petroline

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
Tim Petroline mahasiswa Teknik Kimia FTI UMI saat menunjukkan Prototipe Mobil berbahan bakar kimia ramah lingkungan di kampus dua UMI Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (7/4/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Mahasiswa UMI Makassar mengembangkan penelitian mobil berbahan bakar reaksi kimia air atau hidrogen
  • Penelitian itu dibuat menyikapi ancaman krisis energi akibat penutupan selat Hormuz oleh Iran
  • Untuk menggerakkan prototipe mobil itu, terdapat cairan kimia dilarutkan dalam tabung reaktor

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Di tengah ancaman krisis energi akibat gejolak Timur Tengah, mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengembangkan penelitian mobil berbahan bakar reaksi kimia air atau hidrogen.

Adalah mahasiswa Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI).

Prototipe mobil ramah lingkungan itu, dibangun oleh lima mahasiswa UMI yang tergabung dalam tim Petroline.

Mereka adalah, Mutiara Dwi Puspitasari, Dimas Rosikhul Fikri, Andi Tenri Awaru, Kabri dari Jurusan Teknik Kimia dan Khaeril Ahyar dari Teknik Mesin FT UMI.

Ada beberapa komponen yang dirakit dalam membangun prototipe mobil hemat bahan bakar dan ramah lingkungan itu.

Mulai dari roda dan lantai mobil yang berbahan akrilik fiber glass, kemudian reaktor tabung berbahan stainless steel 304 yang dilapisi kain fiber glass tahan panas.

Ada juga indikator pengukur tekanan gas, regulator tekanan dan silinder yang terhubung ke roda penggerak serta beberapa komponen lainnya.

Untuk menggerakkan prototipe mobil itu, terdapat cairan kimia dilarutkan dalam tabung reaktor melalui corong yang telah dirakit sedemikian rupa.

Selang beberapa saat cairan kimia yang dilarutkan bereaksi, silinder penematik yang terhubung ke roda penggerak, pun berputar.

"Jadi, ini menggunakan bahan bakar dari reaksi kimia, berbasis hidrogen," kata ketua Tim Petroline Teknik Kimia FTI UMI, Mutiara Dwi Puspitasari ditemui, Selasa (7/4/2026).

Mutiara Dwi mengatakan, penelitian yang berlangsung sejak Januari itu, diawali dengan membentuk tim.

Setelah itu, tim melakukan penelitian reaksi kimia yang menghasilkan gas.

Setelah tiga kali melakukan percobaan reaksi kimia berbeda, barulah timnya mendapatkan formulasi larutan yang ramah lingkungan.

Setelah mendapat cairan kimia yang ramah lingkungan itu, barulah prototipe mobil dibangun dan diujicobakan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved