Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Poltekpar Makassar

Poltekpar Makassar Buka Puasa Bersama di Malam Nuzulul Quran

Buka puasa bersama anak-anak panti asuhan dibalut dengan suasana penuh kekeluargaan Poltekpar Makassar.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
BUKA PUASA POLTEKPAR- Direktur Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar Herry Rachmat Widjaja dalam buka puasa bersama D'Anjong Hotel, Kampus Poltekpar Makassar, Jl Gn Rinjani, Jl Metro Tj Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Jumat (6/3/2025). Buka puasa bersama anak-anak panti asuhan dibalut dengan suasana penuh kekeluargaan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Suasana penuh kehangatan tersaji di Hotel D'Anjong, Kampus Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar, Jl Gn Rinjani, Jl Metro Tj Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Jumat (6/3/2025).

Buka puasa bersama anak-anak panti asuhan dibalut dengan suasana penuh kekeluargaan.

Direktor Poltekpar Makassar Herry Rachmat Widjaja bahagia bisa menjamu para motra strategis dan sivitas akademika.

Dirinya punya alasan khusus menggelar buka puasa tepat 17 Ramadan, Jumat (6/3/2026).

"17 ramadan bukan hanyalah angka ini momentum dimana wahyu pertama surah Al-alaq diturunkan dari malaikat Jibril ke Nabi Muhammad SAW," kata Herry Rachmat Widjaja.

Nuzulul Quran merupakan peristiwa turunnya wahyu pertama dari Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. 

Gua Hira menjadi saksi sejarah peristiwa penting ini.

Wahyu pertama yang diturunkan adalah Surah Al-Alaq ayat 1–5. 

Baca juga: Poltekpar Makassar Perkuat Riset dan Kolaborasi Global Lewat TECD Forum 2026

Peristiwa tersebut menjadi titik awal kenabian Rasulullah sekaligus dimulainya penyebaran ajaran Islam kepada seluruh umat manusia.

Dengan nilai sejarah yang sangat besar, malam Nuzulul Quran selalu diperingati dengan berbagai kegiatan keagamaan.

Diantaranya seperti pengajian, tadarus Al-Qur'an, hingga tabligh akbar di berbagai masjid.

Di Era digitalisasi dan modern ini, Herry Rachmat Widjaya menyebut hendaknya tetap menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.

"Al-Qur'an adalah penawar dan rahmat," katanya.

Di Malam Nuzulul Quran, Herry mengajak seluruh sivitas akademika memperbanyak beribadah dengan membaca Al-Qur'an.

"Mari kita jadikan 17 Ramadan sebagai titik balik momentum membaca, memahami makna Al-Qur'an," sambungnya.

Momentum buka puasa bersama ini pun menjadi ruang memperkokoh kemitraan strategis Poltekpar Makassar bersama berbagai pihak.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved