Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Direktur dan Wadir 4 Polimarim Raih Gelar MT di UKIP Makassar, Prof Yoel: Sosok Lifelong Learner

Amrin menjalani ujian thesis dengan riset berjudul Pengaruh Perlakuan Panas terhadap Baja Karbon Menengah dalam sidang

Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
KAMPUS POLIMARIM Direktur Politeknik Maritim AMI Makassar (Polimarim) Dr Ir Amrin SE ST MM MAP CRP CIQA (ketiga dari kiri) dan Wadir 4 Dr Ir Anwar Tahir ST MM IPM ASEAN Eng setelah menjalani sidang ujian untuk meraih gelar magister teknik dari Prodi S2 Teknik Mesin Program Pascasarjana (PPs) Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus Makassar, Kamis (5/3/2026). 

Adapun, Dosen penguji Prof Dr Ir Yoel Pasae ST MT yang juga Direktur PPs UKIP Makassar menekankan pentingnya konsistensi kontrol suhu dalam praktik industri.

“Penelitian ini menegaskan bahwa sedikit perbedaan temperatur dapat menghasilkan perubahan sifat mekanik yang signifikan. Ini relevan untuk proses produksi skala besar,” katanya. 

Sementara itu, di tempat yang sama Wakil Direktur 4 Bidang Kerja Sama dan Alumni Polimarim Dr Ir Anwar Tahir ST MM IPM ASEAN Eng juga menjalani sidang ujian thesis.

Anwar mengangkat penelitian dengan judul Analisis Pengaruh Temperatur, Waktu Penahanan dan Laju Pendinginan terhadap Struktur Mikro dan Kekuatan Tarik Baja Karbon Rendah pada Proses Heat Treatment.

Pelaksanaan sidang ujian ini dilangsungkan secara luar jaringan (luring) dan dalam jaringan (daring) via Zoom meeting. Baik Amrin maupun Anwar meraih hasil ujian dengan nilai A.

Belajar Sepanjang Hayat

Pada kesempatan itu, Prof Yoel menyebut Direktur Polimarim AMI Makassar sebagai sosok pembelajar yang tak pernah puas dalam menempuh pendidikan.

Kalau Kemendikti Saintek mengenalkan konsep Lifelong learning atau belajar sepanjang hayat, maka hari ini saya melihat pada sosok Dr Amrin.

"Doktor Amrin ini benar-benar sosok pembelajar. Waktu saya bawakan kuliah di S2 Teknik Mesin UKIP, saat saya absen, ternyata direktur Polimarim menjadi salah satu peserta," kata Prof Yoel.

"Beliau mengikuti perkuliahan dari awal sampai selesai. Selalu mengerjakan tugas-tugas kuliah tepat waktu. Padahal sebagai pimpinan pasti sangat sibuk," lanjut guru besar Teknik Mesin ini. 

Gelar Magister Teknik adalah gelar ke-9 yang telah dicapai Amrin.

Ia memiliki satu gelar ahli madya, dua gelar sarjana, dua gelar magister, profesi insinyur, gelar doktor, dan dua sertifikat keahlian. (*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved