Kuliah Tanpa Batas Negara, Universitas Terbuka Perluas Akses Pendidikan Tinggi di Timor-Leste
Universitas Terbuka perluas akses pendidikan tinggi dan kerja sama akademik di Timor-Leste.
Ringkasan Berita:
- Universitas Terbuka lakukan kunjungan kerja ke Timor-Leste untuk perluas akses pendidikan tinggi.
- Teken kerja sama dengan KBRI Dili dan delapan perguruan tinggi.
TRIBUN-TIMUR.COM - Universitas Terbuka (UT) kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi lintas negara melalui kunjungan kerja ke Timor-Leste pada 2–5 Februari 2026.
Kunjungan ini menjadi langkah strategis UT dalam memperkuat kolaborasi internasional, mengembangkan pendidikan tinggi jarak jauh, sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam diplomasi pendidikan berbasis pembangunan berkelanjutan.
Dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., delegasi UT melaksanakan serangkaian agenda kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di Timor-Leste.
Rektor UT didampingi Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Bisnis Dr. Hendrian, S.E., M.Si.; Direktur UT Kupang Dr. Albert Gamot Malau, S.Si., M.Si.; Direktur UT Serang Dr. Ajat Sudrajat, M.Pd.; Staf Ahli Kebijakan Kantor Rektor Fauzy Rahman Kosasih, S.S., M.Pd.; serta Penanggung Jawab UT di Timor-Leste.
Rektor UT Prof. Ali Muktiyanto menegaskan bahwa kehadiran Universitas Terbuka di Timor-Leste merupakan bentuk komitmen nyata dalam membuka akses pendidikan tinggi yang inklusif dan fleksibel, tanpa dibatasi oleh jarak dan wilayah negara.
“Universitas Terbuka hadir untuk memastikan bahwa siapa pun, di mana pun berada, memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas. Melalui sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, kami ingin memastikan bahwa pendidikan dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab profesional dan kehidupan sosial masyarakat,” ujar Prof. Ali Muktiyanto.
Salah satu capaian penting dalam kunjungan ini adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Rektor Universitas Terbuka dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Timor-Leste.
Kerja sama tersebut membuka peluang peningkatan kualifikasi sumber daya manusia melalui akses studi lanjut jenjang doktoral bagi staf dan Warga Negara Indonesia di lingkungan KBRI Dili.
Menurut Prof. Ali, kerja sama ini bukan sekadar penguatan akademik, tetapi juga bagian dari kontribusi Indonesia dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia di kawasan.
“Pendidikan adalah instrumen strategis dalam membangun bangsa. Melalui kolaborasi ini, UT ingin berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu berperan aktif dalam pembangunan, baik di Indonesia maupun di Timor-Leste,” jelasnya.
Melalui sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, UT memberikan kesempatan mengikuti Program Doktor Ilmu Manajemen dan Doktor Administrasi Publik tanpa mengharuskan peserta meninggalkan tugas profesionalnya.
Antusiasme terhadap program ini tercermin dari pendaftaran tahap awal yang diikuti oleh sembilan tokoh strategis, terdiri atas Duta Besar, para Atase, serta pimpinan BUMN dan BUMS yang beroperasi di Timor-Leste.
Untuk mendukung kelancaran layanan akademik, UT juga menjalin kerja sama dengan Bank BRI Timor-Leste dalam penyediaan saluran pembayaran biaya registrasi yang lebih mudah, aman, dan efisien bagi mahasiswa.
Selain itu, Universitas Terbuka memperkuat kemitraan dengan delapan perguruan tinggi negeri dan swasta di Timor-Leste.
| Cerita Ayah Almarhum Dosen UT Makassar dan Purnapaski Usai Sedekah Makanan Burung Gereja Liar |
|
|---|
| Dosen UT Makassar Latih Mahasiswa KIP-K Manajemen Manfaatkan AI Secara Bijak |
|
|---|
| Pendaftaran Pascasarjana Universitas Terbuka Dibuka, Tes Masuk Digelar 7 Juni 2026 |
|
|---|
| Baru Tiga Pekan Dibuka, Pendaftar UT Makassar Tembus 2.217 Calon Mahasiswa |
|
|---|
| Momentum Harkitnas 2026, UT Makassar Ajak Civitas Akademika Bijak Bermedia Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/KUNJUNGAN-KERJA-UT-KE-TIMOR-LESTE.jpg)