Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Universitas Negeri Makassar

Prof Karta Jayadi Khawatir Opini Media Sosial dan Demo Hambat Kemajuan UNM

Prof Karta Jayadi dinonaktifkan sebagai Rektor UNM setelah dilaporkan atas dugaan pelecehan.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/ILHAM ARSYAM
UNM - Prof Karta Jayadi eks Rektor UNM. Prof Karta Jayadi menyampaikan rasa syukur atas terbitnya Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) dari Polda Sulsel. 

Terkait pesan kepada rektor selanjutnya, Prof Karta menyoroti pentingnya menjaga proses kepemimpinan tetap berada dalam koridor hukum dan etika. 

Ia mengingatkan agar dinamika kampus tidak hanya bertumpu pada opini di media sosial atau tekanan demonstrasi tanpa dasar hukum yang jelas.

“Kalau begini keadaan sekarang, kalau orang mengandalkan media sosial, orang mengandalkan demo, dan tidak berlandaskan hukum, itu bisa terjadi dan akan terulang. Siapapun nanti, orang UNM banyak, yang menanti jabatan itu terlalu sedikit untuk dibagi. Kalau ini menjadi kebenaran nanti, maka akan terjadi terus,” jelasnya.

Menjelang bulan suci Ramadan, Prof Karta juga menyampaikan pesan reflektif kepada seluruh civitas akademika UNM

Ia mengajak semua pihak untuk melakukan introspeksi diri dan kembali kepada nilai-nilai spiritual.

“Semoga kita suci bersih menghadapi bulan Ramadan. Kembalilah kepada fitrahnya dan serahkan semuanya kepada Allah SWT,” kata profesor kelahiran Maros, 8 Juli 1965 tersebut.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved