Unhas Makassar
Bantu Perencanaan Pembangunan, Mahasiswa KKN Unhas Buat Buku Profil Kelurahan Kadidi Sidrap
Buku profil diharapkan menjadi rujukan dalam perencanaan pembangunan, pengambilan kebijakan, serta bahan evaluasi program kerja kelurahan.
Ringkasan Berita:
- Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 menyusun Buku Profil Kelurahan Kadidi.
- Buku profil memuat data geografis, demografis, potensi wilayah, kelembagaan, serta sarana prasarana.
- Dokumen ini diharapkan menjadi rujukan perencanaan pembangunan, pengambilan kebijakan, dan evaluasi program kerja kelurahan.
TRIBUN-TIMUR.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 115 melaksanakan program kerja bertajuk 'Pembuatan buku profi Kelurahan Kadidi'.
Penyerahan buku di Kantor Kelurahan Kantor, Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Kamis (5/2/2026).
Program melibatkan berbagai pihak, seperti aparat kelurahan Kepala kelurahan hingga masyarakat setempat.
Lurah Kadidi, Rusmin Malik mengatakan selama ini ketersediaan data kelurahan masih bersifat tidak menyeluruh dan tersebar.
Sehingga dengan adanya Buku Profil Kelurahan Kadidi diharapkan dapat menjadi dokumen resmi yang terintegrasi dan mudah diakses pemerintah, pemangku kepentingan, maupun masyarakat.
"Buku profil ini juga diharapkan menjadi rujukan dalam perencanaan pembangunan, pengambilan kebijakan, serta bahan evaluasi program kerja kelurahan ke depan," kata Rusmin.
Buku Profil Kelurahan Kadidi memuat gambaran umum wilayah meliputi kondisi geografis, demografi, potensi wilayah, kelembagaan, serta sarana dan prasarana pendukung.
Baca juga: Pesan Khusus Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa ke Prof Farida: Kawal Tuntas Pemilihan Rektor UNM
Koordinator Kelurahan KKN Unhas Gelombang 115, Muh Dimas Sugiyono Iksan mengatakan program diinisiasi karena Kelurahan Kadidi belum memiliki buku profil kelurahan sebagai dokumen tertulis yang terstruktur.
Pembuatan buku merupakan upaya untuk menyediakan data dan informasi kelurahan yang akurat, sistematis, dan mudah diakses, baik pemerintah kelurahan maupun masyarakat.
"Ketiadaan buku profil sebelumnya menjadi kendala dalam perencanaan pembangunan, penyusunan program kerja, serta penyediaan informasi bagi pihak eksternal," jelas Dimas.
Pelaksanaan program diawali dengan koordinasi bersama pihak kelurahan, dilanjutkan dengan pengumpulan data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Data kemudian diolah dan disusun sistematis menjadi Buku Profil Kelurahan Kadidi, sehingga dapat digunakan sebagai dokumen resmi dan referensi perencanaan pembangunan kelurahan ke depan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260205-Penyarahan-Buku-Profil-Kelurahan-Kadidi-KKN-Unhas.jpg)