Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilrek unhas

Prof Sukardi Weda Bawa Isu Fly Over di Tahap Akhir Pilrek Unhas

Isu kemacetan kampus Unhas ikut mengemuka jelang pemilihan rektor. Prof Sukardi Weda membawa gagasan pembangunan jalan layang.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN TIMUR
PILREK UNHAS - Calon Rektor Universitas Hasanuddin Prof Sukardi Weda saat dipotret usai pemilihan tingkat Senat Akademik di Hotel Unhas and Convention Center, Kampus Unhas Tamalanrea pada 3 November lalu. Prof Sukardi Weda Siapkan pemaparan rencana pembangunan jalan layang dihadapan Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas.   

Ringkasan Berita:
  • Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin periode 2026–2030 memasuki tahap Majelis Wali Amanat. 
  • Calon rektor Prof Sukardi Weda membawa gagasan berbeda dengan mengusulkan pembangunan fly over untuk mengurai kemacetan akses keluar-masuk kampus Unhas. 
  • Selain peningkatan reputasi akademik dan kesejahteraan sivitas, ia menekankan kenyamanan lingkungan kampus sebagai prioritas pembangunan.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026-2030 berlanjut pekan depan.

Tahapannya sudah pemilihan tingkat Majelis Wali Amanat (MWA).

Calon Rektor Unhas Prof Sukardi Weda terus menyiapkan materi pemaparan dihadapan MWA Unhas.

Perjalanan Prof Sukardi Weda dalam Pilrek Unhas memang menarik.

Guru besar Universitas Negeri Makassar (UNM) ini mengejutkan publik dengan lolos tiga besar Calon Rektor Unhas.

Satu suara di tingkat pemilihan Senat Akademik sudah cukup membawa Prof Sukardi Weda masuki tahap akhir pemilihan.

Dirinya bersaing dengan dua orang berdarah Unhas, Prof Jamaluddin Jompa dan Prof Budu.

Prof Sukardi Weda mengaku datang dengan ide berbeda.

"Setiap calon kan punya visi misi, hemat saya supaya berbeda dengan yang lain, Saya mau ada ciri pembeda. Biasanya kan berkutat dengan tri dharma perguruan tinggi," ujar Prof Sukardi Weda saat dihubungi Tribun-Timur.com, pada Minggu (11/1/2026).

Secara garis besar, ada tiga arah pembangunan dicanangkan Prof Sukardi Weda.

Dua diantaranya peningkatan reputasi akademik dan kesejahteraan sivitas akademika.

Satu arah pembangunannya menarik minat publik.

Prof Sukardi Weda ingin memberikan kenyamanan terhadap seluruh sivitas akademika.

Prof Sukardi melihat salah satu permasalahan meresahkan yakni kemacetan akses keluar - masuk Unhas.

Terlebih pada jam tertentu, pagi maupun sore hari.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved