Pilrek unhas
Pilrek Unhas Usai, Prof JJ dan Prof Sukardi Serukan Rekonsiliasi
Kontestasi Pilrek Unhas resmi berakhir. Prof JJ dan Prof Sukardi kompak mengajak seluruh sivitas akademika berangkulan.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin periode 2026–2030 resmi berakhir.
- Prof Jamaluddin Jompa terpilih usai mengantongi 23 suara dari Majelis Wali Amanat dalam rapat terbuka di Kampus Unhas Jakarta.
- Prof Budu memperoleh satu suara, sementara Prof Sukardi Weda tanpa suara.
- Prof JJ mengajak seluruh pihak menerima hasil pemilihan dan menjadikan dinamika Pilrek sebagai proses pendewasaan kepemimpinan.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kontestasi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi berakhir.
Prof Jamaluddin Jompa terpilih dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Dalam Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026-2030 berlangsung di Kampus Unhas Jakarta, Jalan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat,Rabu (14/1/2026).
Prof JJ sapaannya, sukses mengantongi 23 suara dari Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas.
Prof Budu memperoleh satu suara, sedangkan Prof Sukardi Weda tanpa satupun suara.
Prof JJ meminta seluruh pihak menerima hasil akhir pemilihan.
"Saya harap Proses apapun beberapa bulan terakhir, anggap itu dinamika. Cara memperkuat pemimpin. Saya merasa ini bagian caramenguji pemimpin," ujar Prof JJ usai terpilih.
Secara khusus, Prof JJ menyebut sosok Prof Budu dan Sukardi telah membentuknya kian matang dalam kontestasi keduanya.
Dirinya juga mengapresiasi para bakal calon yang lebih dulu gugur.
Yakni Prof Iqbal Djawad, Dr Marhaen Hardjo dan Dr Zulfajri Basri.
"Kepada seluruh calon rektor Prof Budu dan Prof Sukardi, tentu calon rektor sebelumnya. Tanpa bapak-bapak saya tidak bisa jadicalon rektor yang baik," sambungnya.
Senada dengannya, Prof Sukardi Weda juga mengajak seluruh pihak mendukung kepemimpinan Prof JJ.
Unhas disebutnya butuh kontribusi dari seluruh sivitas menuju panggung Internasional.
"Selamat, tentu kita harap, kita dukung beliau. Semua stakeholder dukung beliau. Konstalasi berakhir. Nah Unhas harus menatakedepan, bukan hanya perguruan tinggi terbaik di Indonesia, tapi di dunia," kata Prof Sukardi Weda saat dihubungi Tribun-Timur.com.
Prof Sukardi Weda sudah menerima hasil Pilrek ini.
Meski tanpa suara di tingkat MWA, Prof Sukardi sudah cukup menggemparkan dengan lolos sampai tiga besar.
| Kenapa Prof Jamaluddin Jompa Layak Jadi Rektor Unhas Kedua Kalinya? Ini Poin Pencapaiannya |
|
|---|
| Prof JJ Terpilih Lagi, Prof Farida : Unhas Siap Bersaing di Panggung Internasional |
|
|---|
| Permintaan Khusus Wakil Menteri Pendidikan ke Prof JJ Rektor Unhas 2026-2030 |
|
|---|
| Meski Raih 0 Suara, Mengapa Guru Besar UNM Prof Sukardi Weda Tetap Bangga Maju di Pilrek Unhas? |
|
|---|
| Mendikti Saintek, Ketua IKA dan Gubernur Sulsel Tak Hadiri Pilrek Unhas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-14-januari-sukardy-dan-prof-jj.jpg)