Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

UMI

Daftar 8 Profesor Baru UMI, Kini Miliki 108 Guru Besar Terbanyak di Luar Pulau Jawa

Kini UMI memiliki 108 profesor dan terbanyak untuk kampus swasta di luar Pulau Jawa.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM / RUDI
PROFESOR UMI - Rektor UMI Prof Hambali Thalib memberikan sambutan dalam pengukuhan guru besar UMI di Auditorium Al Jibra Kampus UMI Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (26/8/2025). UMI mengukuhkan delapan profesor baru dalam tiga hari. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) kini memiliki 108 profesor.

Profesor ke-99 dan 100 UMI ialah Prof Ida Rosada dan Prof Sudirman Numba.

Pengukuhan kedua guru besar UMI di Auditorium Al-Jibra UMI, Sabtu (31/5/2025).

Setelah 89 hari mengukuhkan profesor ke-99 dan 100, UMI kembali mengukuhkan delapan guru besar.

Pengukuhan di Auditorium Al Jibra Kampus UMI Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, selama tiga hari mulai 26 sampai 28 Agustus 2025.

Kini UMI memiliki profesor terbanyak untuk kampus swasta di luar Pulau Jawa.

“UMI adalah perguruan tinggi swasta yang paling banyak guru besarnya di Indonesia,” kata Ketua Dewan Profesor UMI, Prof Mansyur Ramly, dalam pengukuhan guru besar di Auditorium Al Jibra Kampus UMI Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (28/8/2025).

Prof Mansyur Ramly mengingatkan seorang profesor UMI harus menjadi dai yang menyebarkan syiar Islam.

Baca juga: FEB UMI Buka Penerimaan Maba Program RPL, Lulus S1 Bisa 1 Tahun

“Kita harus tampil menjadi yang terbaik,” sebut  Profesor Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI tersebut.

Rektor UMI, Prof Hambali Thalib mengatakan, kehadiran profesor baru meneguhkan posisi UMI sebagai perguruan kampus profesor terbanyak.

Itu untuk di lingkup Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah IX Sultanbatara.

Profesor Fakultas Hukum UMI itu menambahkan, salah satu ukuran mutu perguruan tinggi adalah produktivitas dosennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi.

Salah satu indikator tertinggi produktivitas tersebut adalah capaian gelar profesor.

“Kami berharap profesor ini menuangkan pikiran hasil pemikirannya kepada UMI,” tambahnya.

Kepala LLDikti Wilayah IX, Dr Andi Lukman mengatakan gelar profesor ini hasil dari kerja keras yang dilakukan selama mengabdi di UMI.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved