Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Talud Rp4,2 Miliar di Jeneponto Rusak 'Didatte'

Material talud itu pun seketika hancur dan terkelupas. Datte adalah bahasa Makassar. Artinya, disentil pakai jari.

Tayang:
Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
JENEPONTO - Kolase foto talud dan jalanan aspal di Jalan Aliem Bahri Daeng Rewa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga dikerjakan asal jadi. Proyek ini mendapat protes dari warga. (Foto warga/Dg Tinggi) 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Pengerjaan talud dan ruas Jalan Aliem Bahri Daeng Rewa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapat sorotan.

Proyek di pusat Kota Jeneponto itu diduga dikerjakan asal jadi oleh pihak kontraktor.

Dalam sebuah video yang diterima Tribun-Timur.com, Senin (15/12/2025), tampak seorang pria mengenakan helm mengecek langsung kondisi talud di lokasi proyek.

Pria tersebut terlihat 'datte' bagian fondasi talud menggunakan tangan kosong. 

Material talud itu pun seketika hancur dan terkelupas.

Datte adalah bahasa Makassar. Artinya, disentil pakai jari.

"Coba lihat kalau begini cara kerjanya, baru berapa hari sudah hancur," ucap pria itu sambil memperlihatkan serpihan fondasi yang rontok.

Ia juga menyoroti kualitas campuran semen dan pasir yang digunakan dalam proyek tersebut. 

Menurutnya, takaran campuran material diduga tidak sesuai standar.

"Bahaya, tidak pakai semen ini. Ini 1 banding 10 (satu sak semen sepuluh gerobak pasir), banyak untungnya," katanya.

Tak hanya talud, kondisi aspal jalan juga ikut menjadi perhatian. 

Ia menduga pengerjaan aspal tidak memenuhi spesifikasi.

"Ini juga jalanannya apa ini begini, jadi ini hamparan material tidak memenuhi standar ini pak kepanasannya (suhu aspal sebelum dipasang," jelasnya.

Ia pun menilai proyek tersebut terkesan dikerjakan tanpa memperhatikan mutu.

"Ini proyek asal dikerja, buang-buang uang negara," tegasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved