Gara-gara Tontonan Youtube, 6 Anak di Jeneponto Obrak-abrik Rumah Tetangga
Mereka mengobrak-abrik isi rumah, membanting lemari, tv, kipas angin hingga menjebol dinding tripleks.
Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Enam bocah di Jeneponto, Sulsel, mengobrak-abrik rumah yang ditinggal penghuninya.
Pihak kepolisian menyebut berdasarkan pengakuan keenam bocah tersebut karena terpengaruh adegan pengrusakan lewat tontotnan via youtube.
Satu di antaranya anak Sekolah Menengah Pertama (SMP), lima lainnya masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
Mereka bukan sedang bermain kelereng, melainkan merusak rumah warga milik Roslia (67) di Dusun Bontorappo, Desa Bontorappo, Kecamatan Tarowang.
Ironisnya, aksi tersebut terjadi bukan karena dendam ataupun motif pencurian.
Melainkan karena terinspirasi dari tayangan demo brutal kantor DPRD yang sempat viral di media sosial.
Peristiwa pengrusakan terjadi pada Rabu (24/9/2025) pukul 02.15 Wita.
Mereka mengobrak-abrik isi rumah, membanting lemari, tv, kipas angin hingga menjebol dinding tripleks.
Baca juga: 3 Bulan Terakhir Puluhan Kasus Kriminal Diungkap Polres Jeneponto, Ada ASN Pakai Narkoba
Rumah yang mereka rusak dalam keadaan kosong.
"Pemilik rumah sempat dirawat di RSUD Prof Anwar Makkatutu, Kabupaten Bantaeng dan untuk sementara tinggal di rumah anaknya di Bantaeng," ujar Kepala Desa (Kades) Bontorappo, Baharuddin Daeng Mange via telepon.
Meski demikian, kasus ini berakhir di meja mediasi Polsek Batang, Kamis (25/9/2025).
Kapolsek Batang, Iptu Purwanto memimpin langsung pertemuan yang menghadirkan kedua belah pihak serta disaksikan pemerintah setempat.
"Setelah kami menerima laporan pengrusakan rumah, kami telusuri. Ternyata pelakunya enam orang anak di bawah umur. Mereka mengaku terpengaruh tontonan di HP," jelas Iptu Purwanto.
Dalam mediasi itu, dicapai beberapa kesepakatan.
Diantaranya keluarga pelaku sepakat mengganti kerusakan sebesar Rp1 juta.
"Para bocah dan orang tuanya meminta maaf kepada korban, korban menerima permintaan maaf dan tidak akan menuntut lebih lanjut. Kedua belah pihak juga bersepakat menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan," tuturnya.
Mediasi selesai sekitar pukul 14.00 Wita dalam suasana aman dan kondusif.
"Semoga ini menjadi pembelajaran untuk mereka," pungkasnya.(*)
| Terbitkan Jurnal Diskriminasi Janda di India, Eks Ketua BEM Lulus Tanpa Skripsi di UIN Alauddin |
|
|---|
| Curi Outdoor AC Seharga Rp1,7 Juta, Resmob Sinjai Tangkap Dua Pemuda Jeneponto |
|
|---|
| Paris Yasir Beber Capaian Jeneponto di Hari Jadi ke-163 Tahun |
|
|---|
| Gubernur Sulsel Puji Legislator Senior Partai Golkar Hamka B Kady di HUT Jeneponto |
|
|---|
| Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, Bupati Jeneponto Paris Yasir: Ini Bukti Kerja Nyata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250925-Pengrusakan-rumah-di-Jeneponto.jpg)