Haji 2016
Tatapan Kosong Torani di Ujung Perjalanan Haji
Di tengah lalu lalang jamaah yang bersiap pulang ke Indonesia, Torani tampak tenggelam dalam pikiran sendiri.
Sapaan sederhana itu perlahan membuka ruang bagi Torani untuk bercerita.
Dengan suara pelan, ia mulai mengungkapkan isi hatinya.
Ada satu hal yang terus mengganjal pikirannya.
Ia mengaku tidak sempat melihat makam istrinya.
Bahkan, kabar duka itu baru ia terima beberapa jam setelah proses pemakaman selesai dilaksanakan.
"Kalau saja saya tahu lebih cepat," katanya lirih.
Kalimat itu terhenti beberapa saat.
Seolah ada banyak perasaan yang tak mampu lagi dirangkai menjadi kata-kata.
Yang tersisa hanyalah tatapan kosong dan mata yang mulai berkaca-kaca.
Ia mengenang kebersamaan mereka sejak berangkat dari Indonesia.
Mereka datang berdua.
Menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan harapan bisa kembali ke tanah air bersama.
Namun kini, kursi di sampingnya kosong.
Orang yang selama ini menjadi teman perjalanan hidupnya tak lagi ada.
Dita mendengarkan setiap cerita itu dengan penuh perhatian.
| Jelang Pulang ke Tanah Suci, Air di Hotel Jamaah Haji Indonesia Tak Mengalir |
|
|---|
| Kisah Haji Bando, 10 Tahun Menabung untuk Berhaji, Meninggal Saat Perjalanan Kembali ke Makassar |
|
|---|
| Haji Bando Meninggal 5 Jam Sebelum Tiba di Makassar |
|
|---|
| Ini Identitas Jamaah Haji Bulukumba yang Meninggal |
|
|---|
| VIDEO: Meriahnya Busana Para Ibu Haji Ini, Wow Emasnya Bersusun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-06-04-Dita-Prihastika-kanan-menghibur-H-Torani-63.jpg)