Haji 2026
Kala Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan Hitung Gelang dan Cincin Jamaah Haji Soppeng
Gus Irfan tiba langsung mendatangi dua lansia dari Kloter 1 Debarkasi Surabaya.
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, melepas kepulangan jamaah haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.
- Dalam kesempatan itu, Gus Irfan menyapa langsung jamaah asal Surabaya dan Makassar, termasuk rombongan dari Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.
- Ia mendoakan seluruh jamaah memperoleh haji mabrur serta mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan hingga tiba kembali di Tanah Air.
Laporan Hasim Arfah
Wartawan Tribun-timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi
TRIBUN-TIMUR.COM, JEDDAH- Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, melepas kepulangan jamaah haji di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, Arab Saudi, Minggu (31/5/2026) tengah malam.
Gus Irfan, sapaan akrabnya, datang bersama Ketua PPIH Arab Saudi Ian Heryawan, Yusron B. Ambari, Kepala Daker Bandara Abdul Basir.
Gus Irfan tiba langsung mendatangi dua lansia dari Kloter 1 Debarkasi Surabaya.
Ia pun nampak berbincang sebentar dengan mereka.
Abdul Basir pun didaulat menjadi host malam itu.
Ia memberikan mic kepada Gus Irfan untuk menyampaikan sambutan singkat.
Baca juga: Cerita Haru Dibalik Kepergian Hj Hasna Apae, Jamaah Haji Meninggal Dunia
Gus Irfan meminta jamaah haji jaga kesehatan hingga kembali ke tanah air.
Ia juga meminta maaf jika masih ada pelayanan belum maksimal.
Sampai-sampai, Gus Irfan mencium tangan salah satu jamaah haji asal Pulau Madura.
Selepas itu, jamaah lain pun mendekati Gus Irfan.
Mereka meminta foto bersama.
Tak berhenti dari situ, mereka nampak berbincang dengan pria kelahiran Kabupaten Jombang, Jawa Timur ini.
Setelah cukup lama, Gus Irfan pun nampak bergeser ke paviliun B-1.
Ia mendatangi jamaah haji asal Kloter 1 Debarkasi Makassar.
Jamaah haji ini berasal dari Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan.
Selepas memberikan sambutan, Gus Irfan pun menemui jamaah satu per satu.
Ia nampak tertarik dengan gelang dan cincin dari jamaah haji asal Kabupaten Soppeng.
Bahkan, ia nampak menghitung satu per satu gelang dan cincin jamaah haji.
Doa Haji Mabrur
Irfan Yusuf mendoakan jamaah Haji Indonesia memperoleh haji mabrur dan mabrurah.
“Saya ucapkan selamat karena Bapak Ibu semuanya akan kembali ke Tanah Air setelah menjalani proses ibadah haji. Semoga Bapak Ibu semua menjadi haji yang mabrur,” ujar Gus Irfan.
Gus Irfan juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jamaah apabila masih terdapat layanan yang belum memenuhi harapan selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Menurutnya, seluruh catatan dan masukan dari jamaah akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji pada musim berikutnya.
“Kami mohon maaf apabila masih ada pelayanan yang kurang berkenan. Semua akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan penyelenggaraan haji tahun 2027,” katanya.
Selain itu, Gus Irfan memberikan perhatian khusus pada proses pemulangan jamaah.
Ia meminta maskapai penerbangan haji, baik Saudia Airlines maupun Garuda Indonesia, menjaga ketepatan waktu penerbangan demi kenyamanan jamaah.
“Jangan ada keterlambatan yang tidak perlu, apalagi sampai delay hingga berganti hari,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang jamaah asal Surabaya, mengaku bersyukur dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.
“Bahagia, walaupun cuaca sangat berbeda dengan negara kita, namun Alhamdulillah kami bisa melaluinya,” ujarnya.
Robiatul juga memberikan apresiasi terhadap pelayanan haji tahun ini, mulai dari konsumsi hingga respons petugas yang dinilainya ramah dan sigap membantu jamaah.
“Alhamdulillah konsumsi melimpah, tidak kurang-kurang. Petugasnya juga ramah semua,” katanya.
Menurutnya, kemabruran haji tidak hanya diukur dari selesainya rangkaian ibadah, tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Mulai dulu yang kurang baik, akan kita perbaiki. Harus ada perubahan,” tuturnya.
Fase pemulangan jamaah haji Indonesia dimulai pada 1 Juni 2026.
Pada hari pertama, sebanyak 17 kloter dengan total 6.798 jamaah dijadwalkan kembali ke Indonesia.
Pemulangan gelombang pertama berlangsung melalui Bandara Jeddah hingga 15 Juni 2026.
Selanjutnya, jamaah gelombang kedua akan dipulangkan melalui Bandara Madinah mulai 16 hingga 30 Juni 2026.
| Jamaah Haji Hanya Boleh Bawa Koper dan Tas Paspor, Air Zamzam Dilarang |
|
|---|
| Haji 2026 Belum Usai, Indonesia Sudah Bersiap untuk 2027: Evaluasi Armuzna Jadi Prioritas |
|
|---|
| Kloter 1 Debarkasi Makassar Mendarat 1 Juni, PPIH Soroti Tren Pakaian Bling-Bling Jamaah |
|
|---|
| Jamaah Haji Kloter 17 Asal Bone Wafat di Tanah Suci saat Sesak Napas |
|
|---|
| Fase Armuzna Berakhir, Menhaj Tegaskan Jamaah Haji Wajib Tuntaskan Thawaf Ifadhah Sebelum Pulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-06-01-Mochamad-Irfan-Yusuf-mencium-tangan.jpg)