Liputan Haji 2026
Resep Sehat Mbah Kasrun, Usia 102 Tahun Masih Kuat Berhaji
Sesekali petugas membantu membenahi kain ihram yang dikenakan Mbah Kasrun sebelum melanjutkan
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Imam Wahyudi
Kehidupan sederhana dan kerja keras rupanya menjadi bagian dari perjalanan panjang hidup Mbah Kasrun.
Bahkan di usianya sekarang, ia masih mampu beraktivitas secara mandiri.
Selama berada di ruang tunggu keberangkatan, Mbah Kasrun lebih banyak diam sambil memperhatikan aktivitas jemaah lain.
Namun sosoknya justru menyita perhatian banyak orang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Selatan, Eddy Khairani, bahkan menyempatkan diri menemui langsung Mbah Kasrun sebelum keberangkatan.
Dalam pertemuan singkat itu, Eddy penasaran dengan rahasia panjang umur sang lansia.
“Apa resep mbah sampai usia 102 tahun?” tanyanya.
Putra Mbah Kasrun, Sarmidin, menjawab pelan dengan logat khas Jawa Timur.
“Rajin ibadah.”
Jawaban sederhana itu sontak membuat suasana di ruang prioritas embarkasi menjadi haru.
Tidak ada petuah panjang, tidak pula resep rumit.
Hanya dua kata sederhana yang keluar dari lelaki renta yang tetap kuat menempuh perjalanan ribuan kilometer demi menyempurnakan rukun Islam.
Eddy menyebut semangat Mbah Kasrun menjadi inspirasi bagi banyak jemaah, terutama tentang keteguhan hati dalam beribadah meski usia telah senja.
“Beliau menjadi contoh bahwa semangat beribadah tidak pernah pudar meski usia sudah sangat lanjut,” katanya.
Pemerintah, lanjut Eddy, juga telah menyiapkan layanan prioritas bagi jemaah lansia dan risiko tinggi agar tetap mendapatkan pendampingan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, khususnya saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mbah-kasrun-102-tahun.jpg)