Haji 2026
Terminal Jabal Ka’bah Layani Jamaah Haji dari Jarwal dan Aziziyah, Bus Shalawat Beroperasi 24 Jam
Jamaah haji Indonesia difasilitasi bus shalawat yang beroperasi selama 24 jam penuh, melayani rute pulang-pergi dari hotel ke Masjidil Haram.
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Layanan transportasi jamaah haji Indonesia di Tanah Suci dioptimalkan melalui operasional Terminal Jabal Ka’bah yang melayani wilayah Jarwal dan Aziziyah.
- Bus shalawat beroperasi 24 jam dengan ratusan armada untuk memudahkan mobilitas jamaah ke Masjidil Haram.
- Sebanyak 452 bus melayani 21 rute yang terintegrasi dengan tiga terminal utama di sekitar Masjidil Haram.
- Sistem rotasi setiap 10 menit dan bus yang selalu siaga membuat jamaah tidak perlu menunggu lama.
Laporan Hasim Arfah
Wartawan Tribun-timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKKAH - Layanan transportasi jamaah haji Indonesia terus dioptimalkan selama di Tanah Suci.
Salah satunya melalui operasional Terminal Jabal Ka’bah yang menjadi titik strategis pergerakan jamaah dari dan menuju Masjidil Haram, khususnya bagi mereka yang menginap di wilayah Jarwal dan Aziziyah.
Jamaah haji Indonesia difasilitasi bus shalawat yang beroperasi selama 24 jam penuh, melayani rute pulang-pergi dari hotel ke Masjidil Haram.
Sebanyak 452 armada disiapkan untuk melayani 21 rute yang tersebar di lima wilayah pemondokan, yakni Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisyah, dan Aziziyah.
Seluruh rute tersebut terintegrasi dengan tiga terminal utama di sekitar Masjidil Haram, yaitu Syib Amir, Ajyad, dan Jabal Ka’bah.
Setiap terminal, petugas PPIH Arab Saudi disiagakan untuk membantu dan mengarahkan jamaah.
Baca juga: Begini Alur Pembuatan Gelang Identitas Jamaah Haji, ada Nomor Kloternya
Kepala Pos Terminal Jabal Ka’bah, Taufiq Hidayat, menjelaskan bahwa terminal yang dipimpinnya secara khusus melayani jamaah dari dua wilayah utama.
“Terminal Jabal Ka’bah melayani jamaah yang tinggal di wilayah Jarwal dan Aziziyah. Untuk rotasi bus berjalan setiap 10 menit,” ujar Taufiq saat ditemui tim Media Center Haji, Minggu (3/5/2026).
Sistem layanan dibuat efisien dengan bus yang selalu siaga di terminal, sehingga jamaah tidak perlu menunggu lama setelah selesai beribadah di Masjidil Haram.
“Bus selalu standby di terminal, jadi jamaah bisa langsung kembali ke hotel tanpa antre lama,” katanya.
Dari sisi jarak, Terminal Jabal Ka’bah tergolong dekat dengan Masjidil Haram, yakni sekitar 300 hingga 400 meter.
Meski demikian, akses jalan menuju masjid cenderung menanjak.
“Memang jalannya sedikit menanjak, tapi alhamdulillah sejauh ini tidak ada keluhan dari jamaah,” ungkapnya.
| Remaja 16 Tahun Asal Sulbar Berangkat Haji, Gantikan Mendiang Ayah |
|
|---|
| Musim Haji, Kemenhaj Sulsel Serap Tenaga Kerja Sekitar Asrama Sudiang |
|
|---|
| Imigrasi Kilat 3 Detik, Makkah Route di Makassar Pangkas Antrean Jamaah Haji |
|
|---|
| Senyuman Jamaah Haji Tertua Marjiyono Setiba di Madinah: Saya Ingin Ibadah Tak Ada Lain |
|
|---|
| Jamaah Haji Kloter 14 Kertajati Wafat Setibanya di Madinah, Diduga Kelelahan Usai Perjalanan Panjang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-05-04-Jamaah-haji-tiba-di-Terminal-Jabal-Kabah.jpg)