Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Musim Haji, Kemenhaj Sulsel Serap Tenaga Kerja Sekitar Asrama Sudiang

Pasalnya, untuk mendukung aktivitas pelaksanaan ibadah haji tiap musimnya, Kemenhaj membutuhkan ratusan tenaga kerja baru.

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Renaldi Cahyadi
HAJI 2026 - Porter Embarkasi Makassar sedang menurunkan koper Jamaah Calon Haji (JCH) di Asrama Haji Sudiang Makassar, Senin (4/5/2026). Kemenhaj Sulsel berdayakan masyarakat sekitar Asrama Haji di musim Haji. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan (Sulsel) memberdayakan masyarakat di sekitar Asrama Haji Sudiang.

Pasalnya, untuk mendukung aktivitas pelaksanaan ibadah haji tiap musimnya, Kemenhaj membutuhkan ratusan tenaga kerja baru.

Pada musim Haji 2026 Embarkasi Makassar memiliki sebanyak 16.750 jamaah.

Jamaah itu terbagi dalam 43 kelompok terbang (kloter) yang diberangkatkan ke tanah suci.

Mereka melibatkan masyarakat sekitar dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, khususnya di lingkungan asrama haji.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulsel, Ikbal Ismail, mengatakan pemberdayaan warga lokal telah menjadi bagian dari kebijakan sejak lama, terutama dalam perekrutan tenaga porter.

“Jadi alhamdulillah sejak kami ditugaskan di asrama haji mulai 2006, untuk setiap pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji, porter-porter itu kami rekrut dari masyarakat sekitar asrama haji,” katanya kepada Tribun Timur, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, langkah ini dilakukan bukan hanya untuk mendukung operasional pelayanan jemaah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga sekitar.

“Kenapa? Agar masyarakat sekitar asrama haji ini kita berdayakan, mereka bisa memelihara juga asrama," ujarnya. 

"Juga mereka bisa membantu jemaah sekaligus ada upah yang kami berikan untuk mereka membantu jemaah haji kita di sini,” tambah dia.

Ikbal menyebutkan, jumlah porter yang dilibatkan setiap musim haji mencapai sekitar 60 orang lebih yang bekerja dalam dua shift.

“Jumlahnya kurang lebih untuk porter itu 30 kali dua, 60-lah, karena dua shift ya,” ungkapnya.

Ia berharap keterlibatan masyarakat ini dapat terus memperkuat pengawasan dan pelayanan di lingkungan asrama haji.

“Kami harapkan, karena kami senantiasa memberdayakan masyarakat di sekitar asrama," jelasnya. 

"Kami harapkan merekalah yang dapat mengawasi, memantau, dan membantu penyelenggaraan ibadah haji setiap musim di asrama haji ini,” tambah dia. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved