LAPORAN ON THE SPOT
Jamaah Yogyakarta Sumringah Disambut Petugas Haji di Madinah
Suasana hangat dan penuh keakraban pun terasa di titik pertama kedatangan jamaah di Tanah Suci.
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Selain itu, terdapat dua skema kedatangan jamaah.
Yakni fast track (Makkah Route) dan reguler.
Untuk jamaah dari embarkasi Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar, proses imigrasi dilakukan di Indonesia.
Sehingga setibanya di Madinah, jamaah bisa langsung melanjutkan perjalanan tanpa antre panjang.
Sementara itu, jamaah dari embarkasi lainnya tetap menjalani proses imigrasi di bandara.
Namun dipastikan tetap berjalan cepat.
Pada hari pertama, sebanyak 15 kloter dijadwalkan tiba secara bertahap.
Kedatangan berlangsung sejak pagi hingga menjelang tengah malam.
Dari sisi fasilitas, PPIH memastikan seluruh kebutuhan jamaah telah siap.
Mulai dari transportasi hingga akomodasi.
Mayoritas hotel jamaah berada di kawasan Markaziyah, atau ring satu Masjid Nabawi.
Jaraknya berkisar 50 hingga 500 meter.
Bahkan sebagian besar hanya sekitar 50 sampai 200 meter dari masjid.
Hal ini dinilai sangat membantu jamaah dalam menjalankan ibadah.
Selain itu, jamaah juga telah dibekali kartu Nusuk sejak di Tanah Air.
| 15 Perusahaan Transportasi Siaga Layani Jamaah Haji Indonesia di Madinah |
|
|---|
| Cukup 4,5 Jam Bagi Pemerintah Australia Satukan Semua Bangsa dan Agama |
|
|---|
| Ketika Pemuda Aborigin Dituntut Merantau |
|
|---|
| Colin Jack-Hinton Daeng Matutu, Koleksi Kapal, dan Kecintaan pada Makassar |
|
|---|
| VIDEO: Koleksi Kapal Tradisional dari Nusantara di Museum Australia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260422-Abdul-Aziz-Ahmad-Haji.jpg)