Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

328 Warga Makassar Siap Berhaji 2026, Waktu Tunggu Dipangkas Jadi 20 Tahun

Jamaah Calon Haji (JCH) tersebut tergabung dalam sejumlah kelompok terbang (kloter) Embarkasi Makassar.

Tayang:
Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
HAJI 2026 - Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Makassar, H Amrullah 

Selain itu, pemerintah juga terus meningkatkan layanan kesehatan, akomodasi, serta transportasi jamaah selama di Arab Saudi.

Jamaah diimbau menjaga kondisi fisik sejak sebelum keberangkatan, mengingat suhu di Tanah Suci dapat mencapai lebih dari 40 derajat Celsius pada musim haji.

Amrullah menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) Sulawesi Selatan, guna memastikan seluruh jamaah memenuhi syarat istithaah atau kemampuan kesehatan.

“Harapan kami semoga seluruh jamaah dapat berangkat dalam kondisi sehat, menjalankan ibadah dengan lancar, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur amin,” ujarnya. 

Sebelumnya Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi harus menjadi tonggak sejarah baru bagi perhajian Indonesia.

Hal itu disampaikan Dahnil saat memberikan pembekalan dan melepas petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (17/4/2026).

“Kita pastikan musim haji 2026 menjadi sejarah baru perhajian Indonesia, dan pelaku sejarah itu adalah Anda semua,” ujar Dahnil.

Ia menekankan pentingnya kekompakan seluruh petugas haji dalam menjalankan tugas di Tanah Suci.

Menurutnya, para petugas telah melalui pelatihan intensif selama sebulan untuk menyatukan visi dan misi pelayanan kepada jamaah.

“Pastikan tetap kompak dan mengikuti komando pimpinan. Dari sinilah sejarah baru itu ditorehkan,” katanya.

Tahun 2026 menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya penyelenggaraan ibadah haji dikelola oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, setelah sebelumnya berada di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia.

Berdasarkan data resmi pemerintah, Indonesia memperoleh kuota haji sebanyak 221.000 orang pada 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 203.320 jamaah haji reguler dan 17.680 jamaah haji khusus.

Dahnil juga mengingatkan petugas agar mempersiapkan diri secara menyeluruh, baik mental, fisik, maupun spiritual.

Mereka diharapkan mampu memberikan pelayanan optimal sejak jamaah tiba di Arab Saudi hingga kembali ke Tanah Air.

“Kami titipkan amanah negara, amanah dari Allah SWT, dan amanah dari jamaah haji. Ujung tombak keberhasilan haji 2026 ada pada Anda semua,” tegasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved