Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Taaruf dan Doa Bersama, Petugas Daker Bandara Perkuat Soliditas Sambut Kloter Perdana

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja Bandara dengan suasana khidmat sekaligus penuh keakraban mewarnai kegiatan taaruf.

Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com/MCH 2026
DOA BERSAMA- Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Bandara doa bersama di Hotel Madinah, Kota Madinah, Arab Saudi, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini menjadi fondasi awal membangun kekompakan tim lintas layanan—mulai dari transportasi, perlindungan jamaah, kesehatan, hingga layanan khusus lansia dan disabilitas—yang akan menjadi garda terdepan saat jamaah tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz. 

Laporan Hasim Arfah, Wartawan Tribun-timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi

TRIBUN-TIMUR.COM, MADINAH — Jelang momen krusial kedatangan kloter pertama jamaah haji Indonesia, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Bandara dengan suasana khidmat sekaligus penuh keakraban mewarnai kegiatan taaruf dan doa bersama, Selasa (21/4/2026).

Bukan sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi fondasi awal membangun kekompakan tim lintas layanan—mulai dari transportasi, perlindungan jamaah, kesehatan, hingga layanan khusus lansia dan disabilitas—yang akan menjadi garda terdepan saat jamaah tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz.

Kepala Daker Bandara, Abdul Basir, menegaskan bahwa taaruf bukan hanya ajang perkenalan, melainkan strategi membangun chemistry antarpetugas agar pelayanan berjalan tanpa hambatan.

“Ini momen untuk saling mengenal lebih dekat. Kekompakan adalah kunci agar pelayanan kepada jamaah berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menekankan, penyelenggaraan haji tahun ini membawa misi besar: menghadirkan layanan yang lebih ramah bagi kelompok rentan.

Baca juga: Puluhan Tahun Menabung Receh Supir Truk Asal Sidrap Akhirnya Naik Haji

Tema “Ramah Lansia, Perempuan, dan Disabilitas” menjadi pijakan utama dalam setiap aspek pelayanan.

Fakta di lapangan menunjukkan tantangan itu nyata. 

Mayoritas jamaah haji Indonesia tahun ini didominasi perempuan dan lansia berusia di atas 65 tahun, termasuk sebagian jamaah dengan kebutuhan khusus.

“Ini membutuhkan kepekaan, ketelitian, dan kesabaran ekstra dari seluruh petugas,” kata Basir.

Wakil Kepala PPIH Arab Saudi, Ilham Efendi, mengingatkan bahwa tugas melayani jamaah bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan bagian dari ibadah yang sarat nilai spiritual.

“Dalam hitungan jam kita akan menyambut kloter pertama. Ini ladang amal. Sekecil apa pun pelayanan kita, insyaallah bernilai ibadah,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi sejumlah tantangan yang akan dihadapi petugas, mulai dari adaptasi terhadap transformasi teknologi layanan oleh pemerintah Arab Saudi, suhu panas ekstrem, hingga lonjakan kepadatan jamaah dari berbagai negara.

Dalam situasi tersebut, Ilham menekankan dua hal utama: kesabaran dan soliditas tim.

“Kesabaran akan diuji. Tapi dengan kekompakan, beban seberat apa pun bisa kita lalui bersama,” tegasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved