Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Latih Fisik, Peserta Diklat PPIH Jalan Santai Bareng Wamenhaj Dahnil 7,5 Km 

Ribuan peserta pendidikan dan pelatihan (diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026.

Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com
FUNWALK WAMENHAJ- Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak makan bersama dengan peserta diklat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026 di Asrama Haji, Sabtu (24/1/2026). Para calon petugas haji berjalan kaki sejauh 7,5 kilometer.  

Ringkasan Berita:
  • Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak bersama para calon petugas haji berjalan kaki sejauh 7,5 kilometer. 

 

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Ribuan peserta pendidikan dan pelatihan (diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026 kembali mengikuti jalan santai alias fun walk, Sabtu (24/1/2026). 

Berbeda dari pekan lalu di mana jarak jalan santai sejauh 5 Km, kini para calon petugas haji berjalan kaki sejauh 7,5 Km atau dua kali mengelilingi Asrama Haji Pondok Gede, Pinang Ranti, Jakarta Timur yang sudah hampir dua minggu ini menjadi 'rumah' mereka.

Meski cuaca mendung masih bergelayut, semangat peserta tak surut. Mereka meneriakkan yel-yel penyemangat sepanjang jalan sehingga menarik perhatian warga sekitar asrama.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak pun kembali mengikuti kegiatan ini dan sudah hadir sejak pagi.

Bersama dengan sejumlah peserta diklat, Wamen terlihat berlari sembari menyapa para peserta yang berjalan.

"Tadi saya dengan beberapa teman-teman (berlari) 9,3 km sekira 1 jam, 4 putaran Asrama Haji dan Halim," kata dia.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, kembali turut serta dalam kegiatan tersebut dan telah hadir sejak pagi hari. 

Baca juga: Laksma Harun Arrasyid: Haji Bisa Cabut Kemiskinan

Bersama sejumlah peserta diklat, Wamenhaj bahkan tampak berlari sembari menyapa para petugas haji lainnya yang berjalan.

"Tadi saya bersama beberapa teman berlari sejauh 9,3 kilometer sekitar satu jam, empat putaran di sekitar Asrama Haji dan Halim," ujar Dahnil.

Menurutnya, kebiasaan berjalan kaki dan berlari menjadi bagian penting dalam pembentukan stamina petugas haji. 

Ia menegaskan, aktivitas fisik yang dilakukan selama diklat merupakan stimulus untuk membangun kebiasaan baru yang diharapkan terus berlanjut hingga masa penugasan di Arab Saudi.

"Kenapa stamina itu penting? Kan saya udah berulang kali ya, 90 persen ibadah haji itu pasti ibadah fisik," katanya kepada awak media.

Nantinya, para petugas akan mendampingi para jemaah, terutama jemaah lansia dan jemaah perempuan lansia.

"Jadi makanya butuh asistensi dari para petugas yang cukup kuat staminannya," tambahnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved