Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nyantai Dalam Rumah, Dua Warga Bulukumba Tertimpa Pohon Kelapa Tumbang

Pohon kelapa yang tumbang akibat angin kencang menimpa bagian dapur rumah korban

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Imam Wahyudi
Tribun-timur.com/Samsul Bahri
KANTOR DESA - Atap kantor Desa Paenre Lompoe, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, rusak diterjang angin puting beliung, Jumat (8/5/2026). BPBD himbau warga waspada angin kencang. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Dua warga Jalan Kerung-kerung, Lingkungan Borokkalukua, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, terluka setelah tertimpa pohon kelapa tumbang, Jumat (8/5/2026).

Korban bernama Fatahiddin dan Rahmat. 

Saat kejadian, keduanya sedang berada di dalam rumah.

Pohon kelapa yang tumbang akibat angin kencang menimpa bagian dapur rumah korban dan juga mengenai kedua korban.

“Korban berada di dalam rumah saat pohon kelapa tumbang dan mengenai keduanya,” ujar Gunawan, warga setempat.

Pohon tersebut juga menyebabkan sebuah mobil yang sedang diparkir di sekitar lokasi mengalami kerusakan ringan.

Kepala BPBD Bulukumba, Andi Hasbullah, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

“Kami meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, menghindari pohon lapuk, serta menebang pohon yang berpotensi membahayakan permukiman warga,” katanya.

Ia mengatakan, Kabupaten Bulukumba termasuk daerah rawan bencana saat cuaca ekstrem, seperti angin kencang, banjir, hingga tanah longsor.

Dalam dua hari terakhir, wilayah Bulukumba dilanda hujan lebat disertai angin kencang yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.

Kantor Desa Rusak

Dua hari sebelumnya, Rabu (6/5/2026), Desa Paenre Lompoe, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, diterjang angin puting beliung.

Menyebabkan kantor Desa Paenre Limpoe rusak berat.

Akibat kerusakan tersebut, aktivitas pelayanan pemerintahan desa untuk sementara dipindahkan ke rumah warga karena gedung kantor dinilai tidak lagi aman digunakan.

Pantauan di lokasi, Jumat (8/5/2026), bagian atap kantor desa mengalami kerusakan parah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved