KLB Campak
Bulukumba Percepat Cakupan Imunisasi Campak
Sebagai upaya antisipasi, Dinas Kesehatan Bulukumba membuka layanan imunisasi campak di berbagai fasilitas kesehatan.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Adapun imunisasi untuk siswa kelas 1 SD telah mencapai 5.863 anak atau 83,4 persen.
Meski demikian, upaya peningkatan cakupan imunisasi masih terus dilakukan agar perlindungan dapat merata.
Amrullah menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam pengendalian campak.
Mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, satuan pendidikan, hingga organisasi masyarakat dan keagamaan diharapkan terlibat aktif.
“Diperlukan kolaborasi semua stakeholder agar cakupan imunisasi merata hingga ke desa dan kelurahan,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Humas Pemkab Bulukumba, A Ayatullah.
Ia mendorong masyarakat untuk segera memanfaatkan layanan imunisasi yang tersedia.
“Segera bawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat imunisasi campak secara gratis sesuai program pemerintah,” ujarnya.
Dengan kerja sama seluruh pihak dan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan penyebaran campak dapat ditekan.
Langkah ini juga penting untuk memastikan kesehatan anak-anak di Kabupaten Bulukumba tetap terjaga.
Campak di Palopo
Kasus campak di Kota Palopo tercatat mencapai 73 kasus.
Angka ini tersebar di sembilan kecamatan, namun belum masuk kategori KLB.
Dinas Kesehatan Palopo menilai kondisi tersebut masih terkendali.
Salah satu faktor utamanya adalah sebaran kasus yang tidak terpusat di satu wilayah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Kesehatan-Bulukumba-dr-Amrullah-saat-ditemui.jpg)