Sarung Bira Siap Bersaing di Pasar Nasional, Penenun Dilatih Motif Modern
Belasan pengrajin tenun Bira di Bulukumba,Sulsel mendapat pelatihan pengembangan desain agar produk sarung Bira mampu bersaing di pasar nasional.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sukmawati Ibrahim
Salah seorang penenun, Tasmawati, mengatakan kehadiran Vinto memberikan perspektif baru bagi para penenun di Bira.
Menurutnya, selama ini sebagian besar penenun masih menggunakan corak tradisional yang cenderung monoton.
“Selama ini kan monoton dengan corak yang tradisional,” ujarnya.
Ia berharap setelah pelatihan tersebut para penenun dapat menghasilkan motif yang lebih modern tanpa meninggalkan ciri khas tenun Bira.
Ketua Dekranasda Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, mengatakan pelatihan ini merupakan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia pelaku usaha kerajinan di Bulukumba.
Dengan peningkatan kapasitas tersebut, diharapkan produk kriya Bulukumba mampu bersaing dengan produk dari daerah lain.
“SDM pelaku usaha harus ditingkatkan. Misalnya dalam hal desain atau corak, produk tenun Bulukumba masih perlu dikembangkan agar tidak ketinggalan zaman,” jelasnya.
Tenun Bira, tenun Kajang, serta Kopi Arabika Kahayya telah memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Ketiga produk tersebut dikenal memiliki keunikan, kualitas, serta keterikatan kuat dengan kondisi geografis dan kearifan lokal Bulukumb. (*)
| Polisi Ungkap Penyebab Wisatawan Tewas Tenggelam di Tebing Apparalang, Tak Ada Alat Penyelamat |
|
|---|
| Instruksi Bupati! ASN Nobar saat Jam Kerja Bakal Ditertibkan Satpol PP Bulukumba |
|
|---|
| Komar Kopi Buka 24 Jam di Pettarani, Jadi Favorit Mahasiswa dan Pengendara |
|
|---|
| Pojok UMKM Claro Makassar Buka Jalan Produk Lokal Tembus Hotel Mewah |
|
|---|
| Dukung Spanyol, Kepala Sapras Damkar Bulukumba Siapkan Nobar di Markas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-10-maret-tenung.jpg)