Distribusi Dipercepat, Pertamina Sulawesi Antisipasi Lonjakan Permintaan di Bulukumba
Pertamina percepat distribusi BBM subsidi di Bulukumba jelang Ramadan 2026.
Ringkasan Berita:
- Permintaan Pertalite dan Solar di Bulukumba naik jelang Ramadan.
- Pertamina tambah ritase mobil tangki dan prioritaskan SPBU terdampak.
- Distribusi tetap sesuai kuota dan standar keselamatan operasional.
TRIBUN-TIMUR.COM - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mempercepat distribusi BBM bersubsidi menyusul antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Bulukumba dalam sepekan terakhir, menjelang awal Maret 2026.
Antrean terpantau di SPBU Tanete, SPBU Kirasa, SPBU Palambarae, serta beberapa SPBU lainnya di dalam Kota Bulukumba. Kondisi ini terjadi karena stok Pertalite dan Solar lebih cepat habis akibat peningkatan konsumsi, sehingga waktu tunggu pengisian menjadi lebih panjang dari biasanya.
Sales Branch Manager Sulselbar II Fuel, Muhammad Ridho Hasbullah, menjelaskan bahwa terjadi kenaikan demand selama Ramadan.
Aktivitas masyarakat yang meningkat, termasuk mobilitas dan distribusi barang, membuat serapan harian Pertalite dan Solar berada di atas rata-rata normal. Akibatnya, pasokan di sejumlah SPBU terkuras lebih cepat sebelum jadwal suplai berikutnya tiba.
“Penyaluran kami tingkatkan secara bertahap sesuai kebutuhan riil di lapangan. Koordinasi dengan pengelola SPBU dan tim operasional dilakukan setiap hari untuk memastikan tambahan suplai bisa segera masuk dan antrean berangsur terurai,” ujar Ridho.
Saat ini, Pertamina melakukan optimalisasi pengiriman dari terminal BBM terdekat dengan mempercepat ritase mobil tangki ke SPBU-SPBU terdampak.
Pola distribusi disesuaikan secara dinamis berdasarkan monitoring harian, sehingga titik dengan konsumsi tertinggi mendapat prioritas penguatan stok.
Di saat yang sama, koordinasi dengan aparat setempat terus dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama proses pengisian berlangsung.
Selain percepatan suplai, Pertamina memastikan seluruh proses distribusi berjalan dengan standar keselamatan yang ketat.
Setiap pengiriman mobil tangki dilakukan sesuai prosedur HSSE (Health, Safety, Security & Environment), termasuk pengecekan kelayakan armada, kesiapan pengemudi, serta pengaturan waktu distribusi untuk menghindari kepadatan dan potensi risiko kecelakaan di jalan maupun di area SPBU.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah dan diawasi secara ketat, termasuk dari aspek keselamatan operasional.
“Lonjakan konsumsi musiman seperti Ramadan sudah menjadi bagian dari perencanaan kami. Percepatan suplai tetap dijalankan dengan disiplin standar keselamatan agar distribusi lancar dan aman bagi masyarakat,” jelas Lilik.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pengisian berulang dalam waktu singkat yang dapat mempercepat pengosongan stok. BBM bersubsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan penyesuaian suplai yang terus berjalan dan pengawasan distribusi yang diperketat, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menargetkan stabilisasi pasokan di Bulukumba dapat segera tercapai sehingga aktivitas masyarakat kembali berlangsung normal tanpa hambatan ketersediaan energi.(*)
| Lapas Bulukumba Dirazia, Petugas Cari HP Ilegal dan Narkoba |
|
|---|
| Nyantai Dalam Rumah, Dua Warga Bulukumba Tertimpa Pohon Kelapa Tumbang |
|
|---|
| Kantor Desa Rusak Parah, Warga Paenre Lompoe Bulukumba Dilayani di Rumah |
|
|---|
| Keluhan Andi Megawati Sebelum Ditemukan Meninggal Diungkap Tetangga |
|
|---|
| Jalan Rusak di Bulukumba Masih 163 Kilometer, Proyek Terancam Imbas Harga Aspal Melonjak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/SPBU-PERTAMINA-TAKALAR-PASTIKAN-STOK-AMAN.jpg)