Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Petani di Bulukumba Mengeluh, Pencurian Kuncup Porang Marak

Seperti dialami  petani di Desa Borong Tellu, Kecamatan Gantarang. Warga di daerah itu tidak tenang.

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
PETANI PORANG - Bhabinkamtimas Desa Orogading, Kecamatan Kindang turun memantau aktifitas petani porang di desa binaan mereka. Ia juga mengingatkan masyarakat petani agar selalu waspada terhadap gangguan keamanan termasuk aksi pencurian porang. 

Di Desa Sapubonto bernama Haji Ambo mengaku rugi karena kuncup dan katak porangnya dicuri oleh oknum warga.

"Aksi pelaku diduga dilakukan saat tengah malam atau dini hari atau saat kebun sedang lengang," katanya.

Aksi tersebut dilakukan secara berulang-ulang.

Atas sejumlah peristiwa pencurian kuncup porang, pemerhati sosial di Bulukumba bernama Ilham Sikki meminta Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto untuk mengaktifkan para polisi Bhabinkamtibmas.

"Pak Kapolres harus mengatensi polisi desa, kalau bekerja maksimal pasti pelaku terungkap," katanya.

Ia mengungkap bahwa tanaman porang sebagai tanaman yang menjanjikan buat petani.

Di tengah ketidakpastian ekonomi, porang salah satu pemnbawa harapan ekonomi yang baik di tahun 2026.

Jika porang dicuri oknum warga maka berdampak sosial ekonomi masyarakat sudah pasti.

Karena itu, Ilham Sikki berharap, mulai dari aparat TNI-Polri dan pemerintah serta tokoh masyarakat dapat membantu petani.

Tanaman porang ini banyak dijumpai tumbuh di dataran sedang dan tinggi di Kabupaten Bantaeng, Bulukumba, Sinjai dan Gowa di Sulawesi Selatan.

Tanaman ini awalnya tak memiliki nilai ekonomi dan dianggap sebagai gulma.

10 tahun tarakhir, tanaman ini menjadi tanaman bernilai ekonomis.

Budidaya tanaman ini juga banyak meningkatkan kesejahteraan petani di empat daerah itu.

Petani berharap agar komoditas pertanian ini dapat dijaga harganya oleh pemerintah yang juga salah satu tanaman ekspor. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved