Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hari Santri 2024

Santri Bulukumba Didorong Inovatif dan Siap Hadapi Tantangan Zaman

Wabup Bulukumba ajak pesantren berinovasi dan jadi solusi kemajuan bangsa di Hari Santri 2025.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sukmawati Ibrahim
humas Pemkab Bulukumba
HARI SANTRI – Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf bersama Kepala Kantor Kemenag Bulukumba, H. Misbah, bercengkerama dengan santri usai upacara Hari Santri di depan Gedung Pinisi, Jl Jenderal Sudirman, Rabu (23/10/2025). Santri diharapkan tumbuh dengan semangat inovasi. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU – Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama Kementerian Agama memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Lapangan Pemuda Bulukumba, Rabu (22/10/2025).

Upacara dipimpin langsung Wakil Bupati Bulukumba, H. Andi Edy Manaf. Hadir Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun Khadijah, unsur Forkopimda, pimpinan pondok pesantren, dan tokoh agama.

Mereka hadir dalam suasana khidmat memperingati momentum nasional yang telah menjadi tradisi sejak 2015.

Wakil Bupati Andi Edy Manaf mengajak para santri dan pesantren agar terus berinovasi dan berperan aktif dalam pembangunan.

“Kepada seluruh pondok pesantren di Bulukumba untuk terus berinovasi dan menjadi bagian dari solusi bagi kemajuan daerah dan bangsa,” katanya.

Ia menilai tantangan bangsa semakin berat. Karena itu, pengelola pesantren diharapkan menjadi bagian dari solusi untuk mencetak generasi masa depan.

“Santri adalah benteng akhlak dan penjaga nilai-nilai luhur bangsa. Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus mendorong tumbuhnya pesantren yang mandiri, modern, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.
Andi Edy Manaf juga membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A.

Dalam amanatnya, Menteri Agama menyebut peringatan Hari Santri tahun ini istimewa karena bertepatan dengan satu dekade penetapan Hari Santri sejak 2015.

“Hari Santri tahun 2025 mengusung tema ‘Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia’.

Tema ini mencerminkan tekad dan peran santri sebagai penjaga kemerdekaan sekaligus penggerak kemajuan.

Santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman, tetapi harus hadir sebagai pelaku sejarah baru,” demikian amanat Menteri Agama yang dibacakan Wakil Bupati.

Menteri Agama juga menyampaikan duka mendalam atas musibah di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, menewaskan 67 santri.

Pemerintah melalui Kementerian Agama telah memberikan perhatian langsung dan memastikan proses pemulihan berjalan baik.

Amanat tersebut juga menegaskan pentingnya peran santri dalam membangun bangsa yang berkeadaban.

Pesantren disebut sebagai benteng moral bangsa yang melahirkan generasi cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved