Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Toko Emas Dibom

Kondisi Terkini Toko Logam Mulia Makassar Usai Diserang Bom Molotov

Toko emas Logam Mulia kembali buka setelah menjadi sasaran percobaan perampokan emak-emak

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
PERAMPOKAN EMAS - Suasana toko emas Logam Mulia kembali buka pasca peristiwa percobaan perampokan, Kamis kemarin di Jl Somba Opu, Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (13/2/2026).  

"Setelah itu emas terkumpul ke wadah, lalu difoto ingin di kirim ke suaminya. Namun sama pemilik dicegah begitu," terang Arya.

Setelah aksinya dicegah, SU pun mengeluarkan botol berisi bensin dan tisu dalam tasnya.

Ia menyiram bensin lalu menyulut api melalui korek yang ia siapkan.

Saat api berkobar, SU pun kabur dengan berlari ke Jl Wahab Tarru di sisi Selatan toko.

"Jadi dia sudah sudah membawa botol air mineral itu di isi dengan minyak, ketika terkumpul dalam satu wadah lalu dibakarlah di tempat tersebut," ungkap Arya 

"Nah ketika api sudah muncul ditoko sebelah mulai panik lalu pelaku bawa lari barang sama pelaku," lanjutnya.

Aksi pencurian emas SU di siang bolong itu, menyita perhatian warga dan pengunjung toko lainnya.

Upayanya kabur, tak membuahkan hasil. Kurang dari 100 meter langkah kakinya berhasil dihentikan oleh seorang pria yang merupakan sopir dari pemilik toko.

Saat diamankan warga, SU dibawa kembali ke dalam toko beserta emas yang ia bawa kabur.

"Akhirnya disitu banyak orang sehingga diamankan oleh polrestabes, pelaku juga sudah ditangkap untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Adapun hasil interogasi sementara SU, kata Arya, ia nekat melakukan aksi pencurian karena terlilit utang.

"Jadi barang buktinya ini, kurang lebih senilai hampir 2 milyar, macam-macam gramnya itu karena dari pihak toko sudah menyampaikan kurang lebih sekitar Rp2 milyar," bebernya.

Pantauan di lokasi, ke sepasang sandal SU masih berada di tepi Jalan Wahab Tarru, sisi selatan toko.

Alas kaki berwarna cream jenis sendal slop berbahan gabus dengan alas cukup tebal.

Di bawah pohon sudut toko, tepat di pertigaan jalan juga terdapat penutup botol dan tisu serta kain berbekas kobaran api.

Salah satu penjual emas kaki lima, yang saban hari menunggu pembeli di depan toko Logam Mulia, Awal (36) juga menjadi korban luka dalam peristiwa itu.

Betis kiri, lengan kiri serta lehernya terkena kobaran api yang disulut SU.

Ia terkena nyala api saat berupaya memadamkan kobaran dengan baju kaos.

"Saya tendang itu apinya pakai baju kaos," ucapnya menunjukkan beberapa titik luka melepuh di kulitnya.

Penjual Emas Kaki Lima lainnya, Herialdi (28) mengatakan, sebelum kabur, SU sempat membuka sendalnya.

"Dia lepas sendalnya baru lari ke sana (arah timur Jl Wahab Tarru)," kata Heriyadi.

Saat kejadian, Heri mengaku baru tiba dan hendak membuka lapaknya yang juga di depan Toko Logam Mulia.

Melihat orang-orang berlarian mengejar SU sambil berteriak pencuri, Heri pun turut mengejar.

Pasca kejadian, toko Logam Mulia pun dijaga oleh personel Brimob Polda Sulsel dari satuan Pelopor.

Para personel Brimob yang hadir tampak berseragam dinas lengkap dengan senjata gas air mata.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved