Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Toko Emas Dibom

Emak Suriani Bom Toko Emas Somba Opu saat Harga Hampir Sentuh Rp3 Juta Per Gram

Harga emas batangan Antam ukuran 1 gram mencapai Rp2.947.000 saat Suriani merampok emas di Jalan Somba Opu Kota Makassar.

|
Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com
EMAK RAMPOK EMAS-Seorang perempuan berinisial SU (41) nekat merampok di Toko Emas Logam Mulia dengan modus berpura-pura sebagai pembeli di kawasan emas Jalan Somba Opu, Kota Makassar, Kamis (12/2/2026). Pada hari yang sama, harga emas batangan Antam ukuran 1 gram mencapai Rp2.947.000, dengan harga buyback Rp2.741.000 per gram.  

Ringkasan Berita:
  • Seorang perempuan berinisial SU (41) nekat merampok di Toko Emas Logam Mulia dengan modus berpura-pura sebagai pembeli  di kawasan emas Jalan Somba Opu, Kota Makassar, Kamis (12/2/2026).
  • Pada hari yang sama, harga emas batangan Antam ukuran 1 gram mencapai Rp2.947.000, dengan harga buyback Rp2.741.000 per gram. 

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Siang yang biasanya sibuk di kawasan penjual emas Jalan Somba Opu, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (12/2/2026), mendadak berubah mencekam.

Di tengah lonjakan harga emas yang tengah meroket, seorang perempuan Suriani alias SU (41) nekat merampok di Toko Emas Logam Mulia dengan modus berpura-pura sebagai pembeli.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 Wita.

Jalan Somba Opu yang dikenal sebagai pusat perdagangan emas terbesar dan terpadat di Indonesia Timur siang itu tetap dipadati aktivitas jual beli. 

Deretan lebih dari 100 toko emas berjajar sepanjang kurang lebih 700 meter di kawasan Kelurahan Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang

Sejak 1970-an, kawasan ini menjadi destinasi utama perhiasan emas berkualitas 20 hingga 23 karat sekaligus pusat oleh-oleh khas Makassar.

SU datang seorang diri ke toko.

Baca juga: Harga Emas Nyaris Rp3 Juta, Wanita di Makassar Nekat Gasak Perhiasan Rp2 Miliar

Ia sempat berbincang dengan pegawai dan meminta sejumlah perhiasan untuk diperlihatkan.

Tanpa menimbulkan kecurigaan, pegawai toko mengumpulkan emas yang diminta dan memasukkannya ke dalam paperbag.

Pelaku bahkan sempat meminta izin untuk memotret perhiasan tersebut dengan alasan hendak dikirimkan kepada suaminya.

Namun situasi berubah drastis ketika permintaan itu ditolak pemilik toko.

Menurut Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, pelaku kemudian mengeluarkan dua botol berisi bensin yang telah disiapkan dalam tasnya. Botol tersebut disulut dan dilempar ke dalam toko.

Api langsung menyambar dan membesar.

Pengunjung serta pegawai panik dan berhamburan menyelamatkan diri.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved