Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pesawat ATR Jatuh di Pangkep Maros

Tim SAR Jelaskan Alasan Korban ATR 42-500 Dipacking dan Dinaikkan di Pohon

Tim SAR gabungan terpaksa mempacking dan menggantung korban ATR 42-500 di pohon Gunung Bulusaraung.

|
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN TIMUR/Renaldi Cahyadi
EVAKUASI KORBAN – Anggota BPBD Makassar, Ade Irfan (37), saat memberikan keterangan di Posko AJU, Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Selasa (20/1/2026). Ia menjelaskan alasan tim SAR melakukan packing dan menggantung korban pesawat ATR 42-500 di pohon Gunung Bulusaraung demi keamanan dari hewan liar dan menjaga kondisi jasad. 

Ade Irfan menambahkan, secara umum kondisi tubuh korban masih cukup utuh meski telah mengalami beberapa luka serius.

“Tubuh korban masih 70 persen kondisinya, masih utuh, ada tangan, kaki, dan kepala,” katanya.

Namun demikian, ditemukan beberapa bagian tubuh rusak.

“Itu untuk kakinya sebelah kanan patah, bagian betis dan perut agak terurai sedikit,” ujarnya.

Hingga kini, Tim SAR Gabungan terus melanjutkan proses evakuasi dengan mempertimbangkan faktor cuaca, medan, serta keselamatan personel di lapangan.

Pesawat yang disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan ini mengangkut 10 orang yang terdiri 7 crew dan 3 penumpang.

Para korban adalah:

 1.⁠ ⁠Capt Andy Dahananto

 2.⁠ ⁠SIC FO M Farhan Gunawan

 3.⁠ ⁠FOO Hariadi

 4.⁠ ⁠EOB Restu Adi P

 5.⁠ ⁠EOB Dwi Murdiono

 6.⁠ ⁠Flight attendant Florencia Lolita

 7.⁠ ⁠Flight attendant Esther Aprilitas

 8.⁠ ⁠Deden dari KKP

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved