Pesawat ATR Jatuh di Pangkep Maros
Tim SAR Jelaskan Alasan Korban ATR 42-500 Dipacking dan Dinaikkan di Pohon
Tim SAR gabungan terpaksa mempacking dan menggantung korban ATR 42-500 di pohon Gunung Bulusaraung.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ade Irfan menambahkan, secara umum kondisi tubuh korban masih cukup utuh meski telah mengalami beberapa luka serius.
“Tubuh korban masih 70 persen kondisinya, masih utuh, ada tangan, kaki, dan kepala,” katanya.
Namun demikian, ditemukan beberapa bagian tubuh rusak.
“Itu untuk kakinya sebelah kanan patah, bagian betis dan perut agak terurai sedikit,” ujarnya.
Hingga kini, Tim SAR Gabungan terus melanjutkan proses evakuasi dengan mempertimbangkan faktor cuaca, medan, serta keselamatan personel di lapangan.
Pesawat yang disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan ini mengangkut 10 orang yang terdiri 7 crew dan 3 penumpang.
Para korban adalah:
1. Capt Andy Dahananto
2. SIC FO M Farhan Gunawan
3. FOO Hariadi
4. EOB Restu Adi P
5. EOB Dwi Murdiono
6. Flight attendant Florencia Lolita
7. Flight attendant Esther Aprilitas
8. Deden dari KKP
| Investigasi Kecelakaan ATR 42-500 PK-THT, Masalah Akurasi GPS dan Alarm ATC tak Bunyi |
|
|---|
| Hasil Investigasi KNKT Pesawat ATR Jatuh: Peringatan 'Terrain Terrain Pull Up' Sebelum Tabrak Gunung |
|
|---|
| Kesaksian Anggota Mapala 45 Pakai Parang Nanjak 5 Meter Lepaskan Black Box ATR 42-500 |
|
|---|
| Kopilot ATR 42-500 Dimakamkan di Gowa |
|
|---|
| Sosok Farhan Gunawan di Mata Keluarga: Ceria, Penyayang, dan Gigih Mengejar Mimpi Jadi Pilot |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-20-januari-tim-sar-13.jpg)