Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sensus Ekonomi 2026

900 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Mulai Bertugas di Bone, Bupati Tekankan Akurasi Data

Pendataan menjangkau seluruh pelaku ekonomi mulai dari usaha mikro, usaha kecil, hingga sektor usaha yang lebih besar.

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Sakinah Sudin
Tribun Timur/ Wahdaniar
SENSUS EKONOMI 2026 - Bupati Bone Andi Asman Sulaiman melepas secara simbolis petugas Sensus Ekonomi 2026 pada kegiatan pencanangan dan pelepasan pendataan di Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Sulsel, Minggu (14/6/2026). Sebanyak 900 petugas diterjunkan mendata door to door guna menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 900 petugas Sensus Ekonomi 2026 resmi diterjunkan di Kabupaten Bone mendata masyarakat dan pelaku usaha mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
  • Petugas telah dibekali pelatihan khusus sebelum turun ke lapangan.
  • Pendataan door to door di seluruh wilayah Bone, mencakup usaha mikro hingga usaha besar.

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Sebanyak 900 petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bone resmi bertugas masyarakat dan pelaku usaha.

Pelepasan petugas dipimpin Bupati Bone Andi Asman Sulaiman pada kegiatan Pencanangan dan Pelepasan Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Minggu (14/6/2026).

Lokasinya di Jalan Petta Punggawa, Kecamatan Tanete Riattang, Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Andi Asman Sulaiman secara simbolis menyematkan atribut kepada salah satu petugas.

Andi Asman tampil mengenakan kemeja batik lengan panjang bernuansa krem dengan motif cokelat dan hitam dipadukan peci hitam.

Ia tampak didampingi sejumlah pejabat daerah diantaranya Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bone Abdi Amin, Kasrem 141/Toddopuli.

Prosesi itu turut disaksikan unsur Forkopimda.

Penyematan tersebut menjadi tanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bone.

Andi Asman Sulaiman menegaskan, sensus ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan.

"Sensus ekonomi adalah pendataan sekaligus pemetaan yang menjadi dasar arah kebijakan pemerintah. Kepastian data sangat ditentukan oleh para petugas yang turun langsung ke lapangan," ujarnya.

Pendataan menjangkau seluruh pelaku ekonomi mulai dari usaha mikro, usaha kecil, hingga sektor usaha yang lebih besar.

Data yang terkumpul nantinya akan digunakan sebagai dasar dalam menyusun program pembangunan dan pemerataan ekonomi.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kepercayaan masyarakat agar proses pendataan berjalan lancar.

Kata Andi Asman, masih banyak masyarakat yang ragu memberikan informasi karena khawatir terhadap penyalahgunaan data pribadi.

Karena itu, petugas diminta mampu menjelaskan tujuan pendataan serta menjaga kerahasiaan data responden.

Andi Asman juga mendorong petugas untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa, kelurahan, kepala dusun, tokoh masyarakat, dan ketua lingkungan sebelum melakukan pendataan.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat membantu kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bone.

"Data yang akurat sangat dibutuhkan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan, termasuk kemiskinan ekstrem dan stunting yang masih menjadi perhatian pemerintah," jelas Andi Asman.

Sementara itu, Abdi Amin mengatakan, pendataan berlangsung 15 Juni-31 Agustus 2026.

Selama kurang lebih tiga bulan, petugas mendata door to door di seluruh wilayah Kabupaten Bone.

"Sebanyak 900 petugas diterjunkan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bone," kata Abdi Amin.

Jumlah ini menjadikan Kabupaten Bone sebagai daerah dengan jumlah petugas sensus terbesar kedua di Sulsel setelah Kota Makassar.

Menurutnya, seluruh petugas telah mengikuti pelatihan sebelum turun ke lapangan.

Pelatihan tersebut mencakup pemahaman substansi sensus, penggunaan aplikasi pendataan, hingga teknik wawancara dengan responden.

Abdi Amin mengatakan Sensus Ekonomi 2026 menjadi salah satu kegiatan statistik terbesar yang dilaksanakan pemerintah untuk memotret kondisi ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

"Karena itu, kualitas data yang dihasilkan sangat bergantung pada kesiapan petugas di lapangan," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved