Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

CPNS 2026

Bone Usulkan Formasi CPNS 2026 ke KemenPAN-RB, Kuota Masih Menunggu Persetujuan

Usulan itu sudah disampaikan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
CPNS 2026- Kepala BKPSDM Bone, Edy Saputra Syam, Kamis (11/6/2026). BKPSDM Bone usulkan formasi CPNS 2026 ke KemenPAN-RB, kuota masih menunggu persetujuan.  

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Pemerintah Kabupaten Bone melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bone mengusulkan 138 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026.

Usulan itu sudah disampaikan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Kepala BKPSDM Bone, Edy Saputra Syam, mengatakan usulan tersebut saat ini masih dalam proses pembahasan di tingkat pusat.

Sehingga jumlah kuota yang nantinya akan disetujui masih menunggu keputusan KemenPAN-RB.

"Saat ini kami masih sementara mengusulkan formasi CPNS ke KemenPAN-RB. Total yang kami usulkan sebanyak 138 formasi," kata Edy Saputra Syam, Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, formasi yang diusulkan meliputi tenaga teknis, tenaga kesehatan, dan tenaga guru yang masih dibutuhkan untuk mendukung pelayanan publik di Kabupaten Bone.

Menurut Edy, kebutuhan ASN di sejumlah organisasi perangkat daerah masih cukup besar, sehingga pengusulan formasi dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan pegawai yang ada saat ini.

Meski telah mengajukan 138 formasi, Edy menegaskan angka tersebut belum tentu seluruhnya akan disetujui oleh pemerintah pusat.

"Kami masih menunggu hasil pembahasan dan persetujuan dari KemenPAN-RB. Jadi untuk kuota yang nantinya diterima Kabupaten Bone masih menunggu keputusan pemerintah pusat," ujarnya.

Khusus untuk tenaga guru, BKPSDM Bone memprioritaskan penempatan pada wilayah yang masih mengalami kekurangan tenaga pendidik, terutama daerah yang berada jauh dari pusat Kabupaten Bone.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kecamatan Tellu Limpoe yang selama ini masih membutuhkan tambahan tenaga guru untuk mendukung proses belajar mengajar di sekolah.

"Untuk guru, kebutuhan lebih diprioritaskan pada daerah-daerah yang cukup jauh seperti Kecamatan Tellu Limpoe dan wilayah lainnya yang masih kekurangan tenaga pendidik," jelasnya.

Pemkab Bone berharap usulan formasi tersebut dapat memperoleh persetujuan dari pemerintah pusat sehingga kebutuhan ASN di sektor pendidikan, kesehatan maupun teknis dapat terpenuhi.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan publik, tambahan ASN juga diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor di Kabupaten Bone.

Sementara, kabar usulan formasi CPNS tersebut disambut positif oleh masyarakat, terutama para calon pelamar yang telah lama menantikan pembukaan seleksi CPNS.

Salah seorang warga Bone, Rahmat (26), mengaku optimistis dengan adanya rencana pembukaan formasi CPNS tahun depan. 

Lulusan sarjana administrasi tersebut berharap pemerintah pusat dapat menyetujui seluruh usulan yang diajukan Pemkab Bone.

"Semoga kuota yang diusulkan bisa disetujui semua. Banyak lulusan sarjana di Bone yang masih menunggu kesempatan untuk ikut seleksi CPNS," katanya.

Ia mengaku mulai mempersiapkan diri sejak sekarang dengan mempelajari materi tes dan mengikuti berbagai informasi terkait seleksi CPNS.

"Kami berharap formasi yang dibuka cukup banyak, terutama untuk tenaga teknis dan guru. Kalau memang jadi dibuka, tentu ini menjadi peluang besar bagi kami yang ingin mengabdi sebagai ASN," tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved