Sebatang Kara Lelaki Lansia Dua Boccoe Bone Tinggal di Gubuk Reyot
Lelaki bernama Masetang berusia 65 tahun menjalani hari-harinya seorang diri di sebuah gubuk sederhana yang kondisinya jauh dari kata layak huni.
Ringkasan Berita:
- Masetang berusia 65 tahun warga Desa Pada Cengnga, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menjalani hari-harinya seorang diri di sebuah gubuk sederhana yang kondisinya jauh dari kata layak huni.
- Di usia yang seharusnya menikmati masa tua dengan tenang, Masetang justru harus bertahan dalam keterbatasan, tanpa keluarga yang mendampingi.
- Sekretaris Desa Pada Cengnga, Andi Dewi Permata Sari, mengatakan pihak pemerintah desa telah berupaya mengajukan bantuan untuk Masetang.
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Nasib memprihatinkan dialami seorang warga lanjut usia di Desa Pada Cengnga, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Masetang (65) harus menjalani hari-harinya seorang diri di sebuah gubuk sederhana yang kondisinya jauh dari kata layak huni.
Gubuk berukuran sekitar 4x4 meter itu menjadi satu-satunya tempat ia berteduh dari panas dan hujan.
Dinding rumah terbuat dari anyaman bambu yang sudah lapuk dan sebagian ditambal dengan seng bekas berkarat.
Sementara itu, lantainya masih berupa tanah. Saat musim hujan, kondisi tersebut membuat bagian dalam rumah menjadi becek dan dingin.
Tak banyak perabotan yang dimiliki Masetang. Ia hanya memiliki beberapa barang sederhana untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.
Di usia yang seharusnya menikmati masa tua dengan tenang, Masetang justru harus bertahan dalam keterbatasan, tanpa keluarga yang mendampingi.
Seorang warga setempat, Sunarti, mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami Masetang.
Baca juga: RSUD Datu Pancaitana Bone Catat Lonjakan Kasus Campak, Edukasi Warga Digencarkan
Ia menyebut kehidupan sehari-hari lansia tersebut sangat sederhana.
“Kami kasihan lihat kondisinya, apalagi kalau hujan, rumahnya bocor dan lantainya becek,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026).
Sunarti berharap ada bantuan yang segera diberikan agar Masetang bisa tinggal di rumah yang lebih layak.
“Semoga ada perhatian dari pemerintah atau dermawan, supaya beliau bisa punya tempat tinggal yang lebih baik,” harapnya.
Sekretaris Desa Pada Cengnga, Andi Dewi Permata Sari, mengatakan pihak pemerintah desa telah berupaya mengajukan bantuan untuk Masetang.
“Kami sudah mengusulkan ke Baznas Kabupaten Bone agar beliau bisa mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Ia berharap ada perhatian dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun para dermawan, untuk membantu memperbaiki kondisi tempat tinggal Masetang.
| Detik-detik Rudi Akui Salah saat Ditahan Polwan Polres Bone |
|
|---|
| Jelang UTBK, Siswa SMAN 8 Bone Intens Latihan Soal dan Try Out |
|
|---|
| Wajo Minta 23 Cabor Tuan Rumah Porprov 2026, Bone Dapat Dayung dan Menembak |
|
|---|
| SK Belum Berubah, Wajo dan Bone Tuan Rumah Bersama Porprov 2026 |
|
|---|
| Jumat Berkah di Makodim Bone, Dandim Berbagi Beras untuk Suntik Semangat Prajurit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260417-Warga-Miskin-Bone.jpg)