Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Profil Andi Habibie 'Tukang Pungut' Sampah Dilantik Jadi Camat Tanete Riattang Timur Bone

Andi Habibie dilantik menjadi Camat Tanete Riattang Timur di halaman kantor bupati Bone, Rabu (25/3/2026).

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Wahdaniar
PELANTIKAN - Andi Habibie saat dilantik oleh Bupati Bone Andi Asman menjadi Camat Tanete Riattang Timur, (25/3/2026). Sempat Viral saat turun ke jalan pungut sampah, Andi Habibie kini jadi camat di Bone.  

Ringkasan Berita:
  • Andi Habibie resmi dilantik sebagai Camat Tanete Riattang Timur di Kabupaten Bone
  • Ia mengaku mendapat informasi pelantikan secara mendadak saat masih menjalankan aktivitas rutinnya di lapangan.
  • Sebelumnya bertugas di Dinas Lingkungan Hidup, Andi Habibie dikenal sering turun langsung memungut sampah bersama petugas. 
  • Ia menekankan pentingnya keteladanan pimpinan dalam menjaga kebersihan dan membangun kebersamaan dengan masyarakat.

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Profil Andi Habibie Camat Tanete Riattang Timur.

Ia dilantik menjadi Camat Tanete Riattang Timur di halaman kantor bupati Bone, Rabu (25/3/2026).

Andi Habibie dikenal salah satu pejabat merakyat.

Saat bertugas di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Andi Habibie, kerap turun memungut sampah bersama petugas kebersihan.

“Sekitar pukul 07.16 WITA saya baru dapat informasi dari Kepala BKPSDM,” ujar Andi Habibie.

Sebelum menerima informasi, ia masih menjalankan rutinitasnya berkeliling Kota Watampone memastikan kondisi kebersihan lingkungan.

Baca juga: Bus Sekolah BerAmal Resmi Mengaspal di Bone, Orang Tua Sambut Positif

Ia bahkan sempat pulang tergesa-gesa untuk bersiap mengikuti apel.

“Saya diminta segera hadir dan menggunakan pakaian putih PDH camat,” ujarnya dengan mata berbinar haru.

Sosok yang akrab disapa Andi Bibi ini memang dikenal luas sebagai pejabat yang tidak hanya bekerja di balik meja.

Saat menjabat sebagai Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kabupaten Bone, ia kerap terlihat turun langsung ke lapangan.

Di sejumlah ruas jalan Kota Watampone, ia tak segan ikut menyapu, mengangkat sampah, hingga membantu petugas mendorong gerobak.

“Kalau pimpinan mau ikut bekerja, mereka merasa tidak sendirian,” ujarnya. 

Kebersihan kota bukan hanya soal sistem atau regulasi, tetapi juga keteladanan dan kebersamaan.

Tak jarang, ia menyambangi titik-titik rawan sampah mulai dari kawasan pasar, jalan protokol, hingga permukiman padat.

Ia bahkan memastikan pengangkutan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) berjalan hingga malam hari.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved